Sementara masyarakat akan menantikannya karena dipercaya bisa membawa berkat.
Grebek Maulud digelar untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dan juga ucapan syukur.
Baca Juga: Beragam Tradisi Maulid Nabi Muhammad di Indonesia: Merayakan Kelahiran Nabi dengan Keunikan Lokal
Acaranya terdiri dari beberapa rangkaian. Diawali pemindahan gamelan dari keraton ke Masjid Agung.
Selama 7 hari gamelan akan dibunyikan, lalu puncaknya arak-arakan gunungan keliling kota.
Gunungan yang dibentuk dari tumpukan berbagai makanan ini selalu jadi rebutan masyarakat.
Dipercaya makanan dari gunungan bisa membawa berkat dan keberuntungan.
Baca Juga: Grebeg Syawal Yogyakarta, Tradisi Rebutan Gunungan Penuh Berkah
3. Rambu Solo
Rambu Solo merupakan upacara penguburan yang dilakukan masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan.
Acara ini bentuk penghormatan dan mengantarkan arwah yang sudah meninggal ke alam baka.
Prosesi acaranya sangat panjang dan mahal, mirip seperti upacara ngaben.
Masyarakat percaya selama upacara Rambu Solo belum dilaksanakan orang tersebut belum sempurna perjalanannya.
Kadang tidak langsung dilaksanakan, harus menunggu beberapa tahun dulu sampai biaya terkumpul.
Selama itu orang yang sudah meninggal diperlakukan seperti orang sakit.
Disediakan makanan, minuman dan diletakkan di tempat tidur.
Artikel Terkait
Indonesia Kaya! Inilah Ragam Upacara Adat di Indonesia Warisan Nenek Moyang yang Masih Dipertahankan Hingga Sekarang
4 Upacara Adat Yogyakarta yang Sudah Menjadi Tradisi Ratusan Tahun, Pelaksanaannya Selalu Menarik Perhatian Turis
Khidmat dan Penuh Makna, Ini Upacara Adat di Bali yang Pelaksanaannya Juga Diminati Turis
Upacara Adat Suku Tengger yang Menarik Perhatian Orang Karena Unsur Mistismenya yang Kuat