Simak! Ini Batas Waktu Qadha Puasa Ramadhan dan Ketentuannya

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 20 Februari 2025 | 10:00 WIB
Pelajari batas waktu qadha puasa Ramadhan, konsekuensinya jika belum mengganti, serta niat dan doa berbukanya. Jangan sampai terlewat! (Freepik)
Pelajari batas waktu qadha puasa Ramadhan, konsekuensinya jika belum mengganti, serta niat dan doa berbukanya. Jangan sampai terlewat! (Freepik)

Kabar BUMN - Menunaikan ibadah puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi umat Muslim. Namun, bagi yang berhalangan dan tidak dapat menjalankannya, wajib menggantinya di lain waktu.

Pertanyaannya, kapan batas akhir qadha puasa Ramadhan?

Beberapa ulama memiliki pandangan berbeda mengenai hal ini, sehingga penting untuk memahami ketentuannya agar tidak terlewat.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Proyek, Waskita Karya Hadirkan Inovasi Digital Manajemen Konstruksi

Pendapat Ulama tentang Batas Waktu Qadha Puasa

Dalam kajian fikih, terdapat dua pendapat utama mengenai batas waktu mengganti puasa Ramadhan.

Ulama Syafiiyah dan Hanabilah berpendapat bahwa qadha puasa harus diselesaikan sebelum datangnya Ramadhan berikutnya.

Baca Juga: 4 Kolam Pemandian di Malang yang Sejuk, Makin Sejuk Karena Airnya Berasal dari Mata Air Alami

Sementara itu, ulama Hanafiyah menyatakan bahwa tidak ada batas akhir dalam mengganti puasa. Artinya, puasa yang belum ditunaikan tetap bisa diganti kapan saja, meskipun sudah melewati tahun berikutnya.

Konsekuensi Jika Belum Mengganti Puasa

Bagi seseorang yang belum mengqadha puasanya hingga datang Ramadhan berikutnya, ia tetap diwajibkan untuk membayarnya setelah bulan suci berlalu.

Baca Juga: PEP Prabumulih Field Sumbang Revenue USD 348 Juta untuk Pertamina

Namun, jika keterlambatan ini terjadi karena kelalaian, maka selain mengqadha, orang tersebut juga diwajibkan membayar fidyah.

Fidyah ini diberikan dalam bentuk makanan kepada fakir miskin sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan.

Anjuran Waktu Terbaik untuk Mengganti Puasa

Baca Juga: MoU KP2MI, KemenBUMN, KemenHAM, Garuda, dan Kamar Entrepreneur Indonesia Wujud Perlindungan Bagi Pahlawan Devisa

Agar tidak terlambat dalam menunaikan qadha, sebaiknya mengganti puasa sebelum Ramadhan berikutnya tiba. Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama, awal puasa Ramadhan 2025 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini