Baca Juga: 6 Camilan Khas Padang, Sumatra Barat, yang Tidak Kalah Menariknya dari Makanan Beratnya
3. Sate manis Palembang
Sate asal Palembang memiliki ciri pada penggunaan dagingnya, yaitu daging sapi has dalam.
Untuk bumbu marinasi bawang putih, bawang merah, dan ketumbar.
Setelah dibakar, sate dihidangkan dengan saus manis dari saus asam, kecap manis, dan ketumbar.
Karena rasanya yang manis asam inilah dinamakan sate manis.
Baca Juga: Beragam Jenis Bubur dari Sumatra, dari yang Manis sampai yang Gurih Semuanya Lezat
4. Sate matang
Ini sate yang mudah ditemui di Aceh dengan cita rasa rempah. Dagingnya kambing atau sapi.
Dinamakan matang karena sate ini berasal dari Desa Matang, Geulumpang Dua, Bireuen, Aceh.
Sebelum dibakar, sate dimarinasi dengan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, daun jeruk, saus tiram.
Untuk bumbu, bisa berupa kuah kaldu berempah atau dengan bumbu kacang.
Baca Juga: Destinasi Wisata di Jalur Mudik Trans Sumatera
5. Sate senapelan
Sate yang berasal dari Kepulauan Riau ini juga menggunakan bahan dasar ikan. Tepatnya ikan patin.
Ikan patin termasuk mudah ditemukan di perairan Riau dan harganya terbilang murah.
Pertama, ikan dibuat menjadi gulai dulu. Setelah matang, dagingnya dipotong seukuran dadu.
Setelah itu baru dibakar. Dimakannya dengan bumbu sambal dan lontong.***
Artikel Terkait
Kekayaan Kuliner Indonesia, Aneka Sate Dari Seluruh Nusantara
Tidak Pernah Henti Pembeli, Ini Warung Sate Klathak yang Legendaris di Yogyakarta
Rekomendasi Kuliner Aceh yang Wajib Dicoba, Ada Sate Matang hingga Kuah Pliek U
Tidak Cuma Sate Lilit, Ini Beragam Sate yang Berasal dari Bali
Sate Ratu Yogyakarta, Sate Berwarna Merah Tanpa Bumbu Kacang
Pecinta Sate Taichan Merapat! Ini Rekomendasi 5 Tempat Makan Enak di Surabaya