Kabar BUMN - Hampir setiap daerah di Indonesia punya kuliner satenya masing-masing, tak terkecuali Bali.
Uniknya, masyarakat Bali punya lebih dari satu jenis sate.
Ada sate yang mudah ditemukan, ada juga yang sedikit langka dan hanya muncul di perayaan tertentu di Bali.
Baca Juga: Rayakan Tahun Baru 2025 di Bali, Rekomendasi Tempat-tempat Terbaik untuk Malam yang Tak Terlupakan
1. Sate asem
Sate asem khas daerah Karangasem. Dinamakan sate asem karena bumbu utamanya asam Jawa.
Selain itu, bumbu ditambahkan dengan cacahan kelapa bakar dan sambal cabai merah.
Sate asem biasanya menggunakan daging babi dan jeroannya, tetapi sekrang banyak yang halal atau dari daging sapi.
Sate asem merupakan salah satu hidangan yang selalu hadir pada perayaan galungan.
2. Sate lilit
Ini sate paling terkenal di Bali dan unik karena daging yang digunakan justru dicincang halus.
Setelah diberi bumbu, santan, dan parutan kelapa, sate ditempelkan batang yang terbuat dari serai.
Penggunaan batang serai membuat cita rasa sate lilit jadi semakin berbeda dengan sate lainnya.
Sate lilit umumnya terbuat dari bahan ikan laut tapi sekarang bisa menggunakan beragam daging.
Baca Juga: Virgin Beach, Keindahan Bali Timur yang Alami dan Tidak Terlalu Ramai Wisatawan
Artikel Terkait
Tidak Pernah Henti Pembeli, Ini Warung Sate Klathak yang Legendaris di Yogyakarta
Nikmatnya Sate Ayam Ponorogo dengan Bumbu Kacang, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Wengker
5 Jenis Sate di Lombok, Bumbunya Pekat, Pedas, Semuanya Membuat ‘Ngiler’
6 Jenis Sate Khas Nusantara yang Tidak Terbuat dari Daging Sapi dan Ayam
Jenis-jenis Sate di Asia Tenggara, di Indonesia Diyakini Penjualnya Sudah Muncul Tahun 1870-an
Rekomendasi Kuliner Sate Kuda di Yogyakarta, Ini 6 Warung Patut Coba!