Kabar BUMN - Setelah lebih dari sepuluh hari menjalani puasa, tidak sedikit orang mulai merasakan masalah perut.
Masalah perut yang umum muncul saat puasa kebanyakan kembung, maag, dan nyeri lambung.
Salah satu kemungkinan pencetus masalah perut saat puasa bisa jadi pola berbuka puasa yang salah.
Cobalah memperbaikinya di sisa puasa di Ramadan ini.
1. Berbuka dengan air putih
Cara membatalkan puasa terbaik dengan mengkonsumsi air putih.
Ini cara paling tepat karena air putih tidak mengandung gula dan kalori.
Perut yang seharian kosong pun tidak dipaksakan langsung kerja keras dulu.
Minumlah satu sampai dua gelas air putih dan sangat disarankan dalam suhu hangat.
2. Takjil manis
Setelah air putih, bisa dilanjutkan dengan takjil manis, terutama yang manisnya didapat secara alami.
Takjil terbaik sudah tentu kurma karena kaya serat, menormalkan gula darah, juga memulihkan energi.
Bisa juga pilih kolak pisang atau bubur biji salak. Agar lebih sehat, pilih yang tidak mengandung santan.
Hati-hati dengan es buah. Takjil ini sehat selama jumlah krim kental manis dan sirupnya dibatasi.
Baca Juga: Rekomendasi 6 Menu Takjil Sehat, Alternatif Lezat Pengganti Gorengan
3. Jangan banyak gorengan
Orang suka berbuka puasa dengan gorengan, padahal camilan ini tinggi kalori dan lemak tidak sehat.
Artikel Terkait
Kuliner Khas Timur Tengah dengan Bahan Dasar Kurma, Bisa Jadi Variasi Menu Berbuka Puasa
7 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa, Cepat Mengembalikan Energi Usai Menahan Lapar dan Haus Seharian
Bukan Teh Manis, 4 Minuman Ini Lebih Menyegarkan dan Menyehatkan untuk Berbuka Puasa
Selain Kurma, Coba 4 Takjil Ini untuk Buka Puasa yang Lebih Sehat
Coba Gantikan Teh Manis Panas di Waktu Berbuka Puasa dengan Takjil Manis yang Lebih Menyehatkan
Olahan Kurma dari Seluruh Dunia, Semakin Mudah Ditemukan di Saat Ramadan untuk Menu Berbuka Puasa