Kabar BUMN - Bulan Ramadan identik dengan berbagai hidangan manis yang menggugah selera, terutama saat berbuka puasa.
Kurma, kolak, es buah, dan aneka kue sering menjadi pilihan untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
Namun, konsumsi gula berlebihan tanpa kontrol bisa meningkatkan risiko lonjakan kadar gula darah yang berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: Bank Mandiri Siapkan Rp 31,6 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri
Mengapa Harus Cek Gula Darah?
Memeriksa kadar gula darah selama Ramadan sangat penting, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko tinggi mengalami gangguan metabolisme.
Berikut beberapa alasan mengapa kamu harus rutin melakukan tes gula darah:
1. Mencegah Lonjakan Gula Darah
Setelah berpuasa seharian, tubuh mengalami perubahan kadar gula darah yang bisa meningkat tajam jika berbuka dengan makanan manis berlebihan.
Tes gula darah membantu memantau kondisi ini agar tetap dalam batas normal.
Baca Juga: Tukar Uang Baru via PINTAR BI: Masih Bisa atau Sudah Terlambat?
2. Menghindari Hipoglikemia atau Hiperglikemia
Puasa dapat menyebabkan kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia) atau justru terlalu tinggi (hiperglikemia).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
9 Makanan Penyebab Bau Mulut, Wajib Dihindari Saat Puasa Ramadan
6 Spot Nongkrong di Jaksel yang Cocok untuk Ngabuburit Saat Puasa Ramadan
Ramadan di Kampong Glam, Singapura, Bisa ke Beberapa Tempat Ini Sambil Menunggu Waktu Berbuka Puasa
Ayo Bersedekah di Bulan Ramadan untuk Pahala yang Melimpah
Tidak Mau Berat Badan Bertambah Selama Ramadan? Terapkan Aturan Makan Sehat Selama Puasa