Keragaman Sambal Khas Belitung, dari Sambal Rusip Sampai Sambal Serai

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 19 Maret 2025 | 17:00 WIB
Sambal rusip menggunakan ikan teri yang sudah difermentasi dulu. (galeriindonesia.com)
Sambal rusip menggunakan ikan teri yang sudah difermentasi dulu. (galeriindonesia.com)

Kabar BUMN - Dipengaruhi kesukaan masyarakat Indonesia akan rasa pedas, hampir setiap daerah punya racikan sambal.

Tidak jarang satu daerah punya beberapa racikan sambal dengan rasa yang berbeda-beda.

Contohnya daerah Belitung, yang punya setidaknya empat jenis sambal.

Bahan utamanya cabai dan bawang merah, tetapi tiap-tiap sambal Belitung ini juga menambahkan bahan lain.

Baca Juga: Wisata ke Belitung Tidak Harus Ikut Tur, Pergi Mandiri dan Sendirian Pun Bisa, Ini Perkiraan Budgetnya

1. Sambal Rusip
Selain cabai dan bawang, sambal rusip juga menggunakan ikan teri yang sudah difermentasi dulu.

Pertama, ikan teri dibersihkan dan kepalanya dibuang.

Kemudian diberi garam dan gula, dan difermentasi selama seminggu.

Setelah terfermentasi dengan baik, ditambahkan dengan jeruk kunci, bawang merah, dan cabai.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Bangka Belitung: Pantai Pasir Putih hingga Danau Biru Tosca

Rasanya kombinasi pedas dan asam.

Sambal rusip termasuk jenis sambal yang awet sehingga sering disimpan untuk cadangan makanan.

Sambal ini banyak dijual dalam botolan dan wadah plastik di pasar tradisional.

Harganya sekitar Rp25.000.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini