2. Lemper
Karena kepopulerannya, tidak hanya di pasar tradisional, lemper sudah dijual di mall dan bakeri.
Lemper terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan.
Setelah matang, ketan dipipihkan ditambahkan isian, biasanya ayam atau abon, lalu dibentuk oval.
Baca Juga: Camilan Unik yang Sangat Khas Gunungkidul, Manfaatkan Kekayaan Alam Sampai yang Sekecil-kecilnya
Setelahnya bungkus dengan daun pisang.
Dulu camilan ini hanya dihidangkan pada acara-acara spesial, seperti pernikahan atau hajatan.
Dulu juga setelah dibungkus daun pisang, lemper dipanggang kembali, tetapi kini tidak selalu begitu.
3. Jadah
Jadah punya beberapa penyebutan lain, seperti uli ketan atau tetel.
Camilan ini terkenal lezat tapi agak sulit ditemukan selain di pasar tradisional.
Bisa jadi karena proses pembuatannya cukup sulit dan lama, sehingga tidak semua orang mampu membuatnya.
Baca Juga: Camilan yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Jadah terbuat dari beras ketan dengan, santan kelapa parut.
Setelah matang, ditumbuk hingga teksturnya empuk lalu dimasukan ke loyang atau dibentuk lonjong.
Jadah bisa dinikmati dengan digoreng atau dibakar.
Bisa dimakan begitu saja atau dicampur dengan serundeng dan lauk lainnya.
Artikel Terkait
Jelajah Candi di Jawa Barat, Candi Tertua di Pulau Jawa Ternyata Berada di Karawang
Tren Pendakian Tektok, Ini Gunung di Pulau Jawa yang Bisa Jadi Pilihan
4 Jalur Trekking Populer di Pulau Jawa, Ini yang Namanya Wisata Sekaligus Berolahraga
6 Jajanan Tradisional Madura, Kesamaan dengan Jajanan di Pulau Jawa Tipis Saja
Wisata ke Kota-kota Kecil yang Dilalui Jalur Kereta di Pulau Jawa, Pesona Alam dan Kulinernya Tidak Kalah dari Kota Besar
4 Gereja Tua dan Unik di Pulau Jawa yang Semuanya Dibangun di Masa Penjajahan