Fakta Menarik Pawai Ogoh-Ogoh, Kegiatan yang Wajib Dilaksanakan dalam Rangkaian Perayaan Nyepi di Bali

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 27 Maret 2025 | 15:30 WIB
Ogoh-ogoh menjadi manifestasi  Butha Kala yang melambangkan karakter negatif dalam diri manusia. (radarbali.jawapos.com)
Ogoh-ogoh menjadi manifestasi Butha Kala yang melambangkan karakter negatif dalam diri manusia. (radarbali.jawapos.com)

Termasuk diberi baju, ditempeli kertas warna-warna.

Sejak beberapa tahun ini patung sengaja menggunakan bahan yang ramah lingkungan.

Ini disengaja demi mengurangi sampah dan global warming.

Baca Juga: Ke Bali Main ke Pantai (X), ke Bali untuk Hiking (V), Ini Rute yang Direkomendasikan untuk Kepuasan Paripurna

4. Parade keliling kota
Pawai ogoh-ogoh sudah menjadi bagian dari agenda wisata di Bali.

Setiap banjar (desa) punya rute berkeliling masing-masing.

Prosesinya dimulai sekitar jam enam sore hingga malam hari.

Untuk Pawai tahun ini dilaksanakan pada tanggal 28 Maret menjelang matahari terbenam.

Baca Juga: 4 Lokasi untuk Memborong Oleh-Oleh di Bali dengan Produk Lengkap, dari Makanan, Kerajinan Seni, Sampai Kaos Nyeleneh

Beberapa lokasi yang dilewati antara lain: jalan Hangtuah - kelurahan Sanur Kaja.

Kemudian jalan Tukad Bariot Barat-Kelurahan Panjer, jalan Legian dekat Hotel Mercure.

Lio Square di Kerobokan dan jalan utama Ubud, termasuk di area Patung Dewa Indra dan Perempatan Puri Ubud.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini