5 Hidangan yang Selalu Disajikan di Perayaan Nyepi, Dinikmatinya Setelah Puasa 24 Jam

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 27 Maret 2025 | 18:30 WIB
Nasi tepeng khas Gianyar, Bali, dihidangkan dengan alas pincuk dari daun pisang. (tasteatlas.com)
Nasi tepeng khas Gianyar, Bali, dihidangkan dengan alas pincuk dari daun pisang. (tasteatlas.com)

Kabar BUMN - Bagi umat Hindu, hari raya Nyepi menjadi satu perayaan keagamaan yang penting dan wajib dilaksanakan.

Salah satu kewajiban yang mesti dilakukan saat Nyepi, umat Hindu wajib berpuasa 24 jam penuh.

Tetapi sehari sebelumnya telah disiapkan hidangan khas perayaan Nyepi.

Makanan ini dinikmati setelah Hari Raya Nyepi selesai atau sering dinamakan dengan ngembak geni.

Baca Juga: Truntum Kuta Bali Hadirkan Paket Khusus untuk Merayakan Keheningan dan Kedamaian Nyepi di Bali

1. Nasi Tepeng
Makanan khas Gianyar ini berupa nasi yang dimasak dengan rempah-rempah dan santan.

Rempah yang digunakan antara lain serai, daun salam, dan santan.

Dilengkapi sayur kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor dan kelapa parut.

Nasi tepeng dihidangkannya dengan alas pincuk dari daun pisang.

Baca Juga: Cek Lokasinya di Sini! Pawai Ogoh-Ogoh, Tradisi Menyambut Hari Raya Nyepi di Bali yang Melambangkan Penyucian Diri dan Lingkungan

2. Lawar
Selalu disajikan di perayaan Nyepi, dipercaya lawar simbol harmonisasi dan keseimbangan.

Lawar terbuat dari campuran daging babi, nangka muda, kacang panjang, kelapa parut.

Dibumbuinya dengan bawang merah, bawang putih, cabai, dan merica.

Semua bahan dicincang sampai halus dan diaduk merata. Sebelum dihidangkan diberi perasan jeruk nipis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini