Kabar BUMN - Meskipun perkembangannya sekarang tampak lebih masif, tetapi sudah dari dulu orang minum kopi.
Alih-alih kopi instan, 3-4 dekade lalu orang justru meracik kopi, setidaknya menambahkan gula dan susu sendiri.
Kopi sudah bentuk bubuk dan murni kopi hitam tanpa tambahan apapun. Dijualnya dalam kemasan sederhana.
Toko bubuk kopi itu tidak sedikit yang masih bertahan hingga sekarang, termasuk yang lokasinya di Jakarta.
1. Kopi Warung Tinggi
Kopi Warung Tinggi, dulu namanya Tek Sun Ho, didirikan tahun 1878 oleh Liauw Tek Soen.
Dinamakan demikian karena posisi toko lebih tinggi dibandingkan bangunan lain.
Di zaman Belanda, bangunan sebelah kanan untuk warung nasi, sebelah kiri toko kelontong, salah satu dagangannya kopi.
Kopi ini awalnya hanya bisnis sampingan tapi pada akhirnya menjadi andalan.
Baca Juga: Kota Tua Jakarta Punya Cerita, Yuk Ikut Walking Tour Gratisnya!
Kopi Warung Tinggi menyediakan beragam jenis kopi.
Andalannya Rajabica, Arabica Special, Arabica Super, Arabica Extra, dan Robusta.
Lokasinya sedikit tersembunyi tapi tetap dikenal orang.
Kopi Warung Tinggi beralamat di jalan Tangki Sekolah no 6 Mangga Besar, Jakarta Barat.
Baca Juga: Seru dan Edukatif! Ini 4 Tempat Wisata Anak di Jakarta yang Wajib Dikunjungi
2. Toko Kopi Sari Murni
Toko kopi di Jatinegara ini sudah buka sejak tahun 1952. Tempatnya kecil dan sederhana.
Kopi dibungkus dengan kantong cokelat, dibungkus lagi dengan plastik bening.
Artikel Terkait
4 Kedai Kopi Legendaris di Medan, Nuansanya Mirip Kopitiam Karena Banyak yang Dikelola Keturunan Tionghoa
5 Varian Kopi Hitam yang Diyakini Lebih Menyehatkan Karena Kalorinya Kecil
Ragam Sajian Kopi Khas Aceh, Peminatnya Masih Banyak di Tengah Gempuran Kopi Kekinian
Seruput Kopi di dalam Kastil! Destinasi Nongkrong Hits di Semarang
Warung Kopi Legendaris di Manado, Sajikan Rasa Klasik yang Tak Pernah Pudar
Kokoh di Tengah Persaingan, Bhineka Djaja Menjadi Toko Kopi Tertua dan Legendaris di Bali