Ragam Sajian Kopi Khas Aceh, Peminatnya Masih Banyak di Tengah Gempuran Kopi Kekinian

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 6 Desember 2024 | 08:30 WIB
Kopi khup dulu diawali dari kebiasaan nelayan Aceh yang meminum kopinya sedikit-sedikit tapi ingin kondisinya terus panas. (Kompasiana)
Kopi khup dulu diawali dari kebiasaan nelayan Aceh yang meminum kopinya sedikit-sedikit tapi ingin kondisinya terus panas. (Kompasiana)

Kabar BUMN - Di Indonesia, Aceh termasuk ke dalam salah satu provinsi penghasil biji kopi terbaik, yakni Gayo.

Tidak hanya itu, masyarakat Aceh ternyata juga punya beragam metode meracik dan minum kopi.

Teknik minum kopi asli Aceh ini tidak punah di tengah semarak racikan kopi kekinian.

Peminatnya pun tidak melulu penduduk lokal, tetapi juga turis yang berkunjung ke Aceh.

Baca Juga: Rekomendasi Kedai Kopi Legendaris di Banda Aceh yang Sajikan Racikan Kopi Lokal Otentik

Kopi khup
Teknik meracik kopi dari Meulaboh, Aceh Barat, ini awalnya hanya dipraktikkan para nelayan.

Konon nelayan tidak langsung menghabiskan kopinya tapi diminum sedikit-sedikit.

Untuk menjaga kopi tetap panas saat mencari ikan, gelas kopi dibalik.

Baca Juga: Ulee Lheue Coffee, Tempat Asyik untuk Menikmati Kopi dan Sunset Indah di Pesisir Banda Aceh

Kopi khup adalah teknik menikmati kopi dengan cara gelas ditaruh dipiring kecil yang rapat.

Setelah itu gelas dibalik dengan cepat. Secara perlahan airnya akan keluar dari pinggir bibir gelas.

Air kopi itulah yang disedot pelan-pelan dengan sedotan.

Baca Juga: Kuliner Khas Gayo, Aceh Tengah, Kaya Akan Rempah dengan Rasa Rata-rata Asam Pedas

Sepintas tampilan kopi sanger khas Aceh mirip dengan kopi susu, tetapi beda di takaran dan cara meraciknya. (Pixabay via cariaku.com)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini