Pedetan merupakan teknik mengeringkan ikan di mana ikan dibelah dua menjadi lebar.
Setelah tulang dan kepala dibuang baru diberi bumbu dan dikeringkan selama 3-5 hari.
Tergantung pembuatnya, bumbu ikan pedetan bervariasi.
Baca Juga: Kokoh di Tengah Persaingan, Bhineka Djaja Menjadi Toko Kopi Tertua dan Legendaris di Bali
Umumnya garam, ketumbar, gula kelapa, merica, cabai, jahe, dan bawang putih.
Ikan pedetan akan dibungkus besek atau nyiru dan bisa tahan sampai enam bulan.
Ikan pedetan bisa diolah dengan cara digoreng, ditumis, pindang, atau dibuat jadi sambal.
Komoditi ini tidak hanya disukai di Bali tapi juga sampai Labuan Bajo dan daerah lain.
Tempat penangkaran penyu
Selain bisa melihat dari dekat kehidupan nelayan, di Desa Perancak juga bisa melihat penyu.
Di sini terdapat tempat penangkaran dan pelestarian penyu.
Penyu ini dari telur-telur yang ditinggalkan induknya di pantai dan berhasil diselamatkan sebelum diambil orang.
Jenis penyu di Desa Perancak antara lain penyu sisik, penyu hijau, penyu lekang, dan penyu belimbing.
Baca Juga: Canggu Tempat Paling Populer Turis Mancanegara di Bali, Ini Rekomendasi yang Wajib Dikunjungi
Artikel Terkait
Jelajah Kekayaan Alam dan Budaya Unik di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Bisa Turut Menjaga Kelestarian Lingkungannya
Desa Adat Bubohu, Pesantren Alam dan Tempat Belajar Sejarah Kerajaan Gorontalo
4 Desa Wisata di Sumba yang Masuk Daftar Destinasi Asia Terbaik 2025 Versi Time Out
Buat Valentine Jadi Lebih Spesial, Kreasi Seni Bareng Pasangan di Desa Seni Ganara!
Penawaran Lengkap Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, dari Pemandangan Alam, Kekayaan Budaya, dan Keahlian Penduduk
Terombang-ambing Arus Sungai Desa Wisata Sindangkasih, River Tubing yang Bikin Nagih di Garut!