Tersedia meja komunal panjang untuk ngopi sambil bekerja.
Kopi yang dijual menggunakan biji kopi yang sumbernya alami dan berkelanjutan.
Baca Juga: Ramadan di Kampong Glam, Singapura, Bisa ke Beberapa Tempat Ini Sambil Menunggu Waktu Berbuka Puasa
Kopinya diolah dengan gaya fast brew, slow brew, dan cold brew.
Selain kopi tersedia juga teh, smoothies, juice dan minuman beralkohol.
Common Man Coffee Roastery terkenal dengan menu brunch-nya.
Beberapa pilihannya, organic eggs benedict, sourdough and pepita toast, dan turkish breakfast.
Baca Juga: Tips Liburan Hemat ke Singapura, Nikmati Serunya Jalan-jalan Tanpa Menguras Dompet!
3. Tiong Hoe Specialty Coffee
Gerai kopi ini sudah berdiri sejak 2014 dengan beberapa cabang di setiap kawasan di Singapura.
Mereka menggunakan biji kopi dari berbagai negara, seperti Indonesia, Ethiopia, Peru, dan Papua Nugini.
Menunya long black, double espresso, piccolo latte dan mocha latte.
Untuk non kopi tersedia teh, kombucha, dan cokelat.
Baca Juga: Jelajah Pulau Hantu, Singapura, Pulau Bagi Arwah Dua Prajurit yang Saat Berperang Diganggu Jin
4. Nylon Coffee Roaster
Gerai kopi ini sudah berdiri sejak tahun 2012. Tempatnya nyaman dengan gaya retro.
Selain meja-meja individu tersedia juga model meja panjang komunal.
Nylon Coffee Roaster terkenal dengan perpaduan biji kopinya yang nikmat.
Artikel Terkait
Seruput Kopi di dalam Kastil! Destinasi Nongkrong Hits di Semarang
Bukan Sekadar Ngopi, Wahana Bermain di Kopi Botanika Kuningan Siap Ceriakan Harimu
Warung Kopi Legendaris di Manado, Sajikan Rasa Klasik yang Tak Pernah Pudar
Kokoh di Tengah Persaingan, Bhineka Djaja Menjadi Toko Kopi Tertua dan Legendaris di Bali
Toko Bubuk Kopi Paling Legendaris di Jakarta, Rasanya Tetap Sama dan Tidak Kalah dengan Kopi Kekinian
Kedai Kopi Berusia Puluhan Tahun di Surabaya, Tempat Bernostalgia dengan Rasa dan Kenangan Lama