Kabar BUMN - Setiap Idul Adha, umat Muslim di seluruh dunia berbagi daging kurban sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.
Namun, tidak jarang daging kurban yang diterima dalam jumlah banyak justru berujung mubazir karena cara penyimpanan yang kurang tepat.
Daging bisa cepat bau, rusak, atau bahkan menimbulkan gangguan kesehatan jika tidak disimpan sesuai prosedur.
Agar daging kurban tetap segar, awet, dan layak dikonsumsi dalam waktu lama, berikut tujuh tips praktis yang bisa Anda terapkan di rumah:
Baca Juga: Kapan Idul Adha 2025? Ini Jadwal Resminya dari Pemerintah dan Organisasi Keagamaan
1. Jangan Langsung Dicuci
Saat menerima daging kurban, hindari langsung mencucinya sebelum disimpan.
Air yang terserap bisa mempercepat proses pembusukan.
Cukup bersihkan dengan lap kering jika terlihat kotor, dan cuci hanya saat akan dimasak.
Baca Juga: Berkah Idul Adha, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kesehatan dan Kurban Total Rp1,3 Miliar
2. Potong Sesuai Kebutuhan Masak
Pisahkan daging menjadi bagian-bagian kecil sesuai porsi memasak harian.
Ini akan memudahkan saat ingin mengambil dari freezer tanpa harus mencairkan semuanya, sehingga kualitas daging tetap terjaga.
Artikel Terkait
Berkah Idul Adha, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kesehatan dan Kurban Total Rp1,3 Miliar
PT PAL Indonesia Sembelih 9 Ekor Sapi dan 6 Ekor Kambing dalam Perayaan Idul Adha 1445 H
Hari Raya Idul Adha 1445 H, Pegadaian Menyalurkan 822 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat
Trafik Libur Idul Adha Ramai dan Terkendali, ASDP Layani 447 Ribu Penumpang dan 122 Ribu Kendaraan di Lintasan Utama Jawa, Sumatera, dan Bali
Kapan Idul Adha 2025? Ini Jadwal Resminya dari Pemerintah dan Organisasi Keagamaan