Daerah penghasil jenang yang populer adalah Kudus. Karena itu juga dinamakan Jenang Kudus.
Bahan bakunya mirip dengan dodol Garut, yaitu tepung ketan, santan, dan gula merah.
Baca Juga: Kuliner Indonesia Berbahan Dasar Kluwek, Hitam-hitam Penuh Kelezatan
Itu masih ditambahkan rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, dan vanila.
Secara tekstur, jenang Kudus lebih lembut atau lembek dibandingkan dodol Garut.
Jenang kudus dijual dalam bentukpotongan kecil yang dikemas dalam satu wadah kotak.
3. Dodol Kerinci
Ini dodol khas masyarakat di daerah Kerinci, Jambi.
Bahan dasarnya kentang. Karena itu dodol Kerinci sering juga disebut dodol kentang.
Dodol Kerinci terbilang camilan baru yang dikreasikan pada tahun 1990-an.
Produksinya menggunakan kentang jenis granola yang banyak ditanam di lereng Gunung Kerinci.
Selain kentang, dodol terbuat dari kelapa parut dan gula kelapa.
Semua bahan diaduk rata menjadi adonan kental, lalu dipotong memanjang, dibungkus kertas minyak.
Baca Juga: Kue Kering Indonesia yang Diadopsi dari Belanda, Biasa Disajikan di Hari Raya, Termasuk Idul Fitri
Artikel Terkait
Kampung Adat Cireunde, Desa Tradisional Sunda yang Masih Mempertahankan Adat Berumur 500 Tahun
5 Kota Kecil di Sekitar Bangkok, Tawarkan Kuliner, Sejarah, dan Pemandangan Alam yang Berbeda
5 Tempat Makan di Surakarta yang Recomended untuk Menikmati Selat Solo, Rasanya Autentik
Pesona Air Terjun Luweng Sampang, Grand Canyon Mini di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Cara Memilih Sepatu untuk Traveling, Paling Pertama Tentu Saja yang Nyaman di Kaki
Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2025! Ini Twibbon atau Bingkai Foto yang Bisa Dipakai