Unik, Rasanya Mirip Padahal Bahan Bakunya Berbeda-Beda, Ini Ragam Dodol Khas Nusantara

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 20 Mei 2025 | 13:00 WIB
Ragam dodol Garut (Instagram.com/@viniiich via sketsanusantara.id)
Ragam dodol Garut (Instagram.com/@viniiich via sketsanusantara.id)

Kabar BUMN - Dodol diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno, sekitar tahun 732- 929 Masehi.

Keberadaan dodol sampai dicatat di Prasasti Alasantan dan Prasasti Sangguran.

Disebutkan di prasasti, dodol merupakan makanan penutup bangsawan di istana Mataram Kuno.

Dodol aslinya dari Jawa lalu menyebar ke seluruh Nusantara, yang mengadopsinya sesuai daerah masing-masing.

Baca Juga: Ragam Pecel dari Berbagai Daerah di Indonesia, Berbeda-beda Isi dan Bumbu, Sama Lezat dan Menyehatkannya

1. Dodol Garut
Kelezatan dan ketenaran Dodol Garut sudah meluas se-Indonesia.

Industri dodol di Garut sudah tumbuh sejak tahun 1926.

Awalnya dodol Garut hanya industri rumahan yang dilakukan perempuan Garut, Karsinah.

Baca Juga: Ragam Martabak di Indonesia, Baik yang Manis Atau Asin Aslinya Bukan dari Indonesia

Karena laris, orang menirunya dan pada tahun 1950-an semakin banyak pengusaha dodol garut yang muncul.

Dodol garut terbuat dari bahan tepung beras ketan dicampur susu, gula, dan santan kelapa.

Ciri khas dodol garut rasanya yang legit dan karena menggunakan santan kelapa dan gula aren.

Baca Juga: Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia

Jenang Kudus (bisniswisata.co.id)

2. Jenang Kudus
Dalam bahasa Jawa, dodol disebut dengan jenang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini