Etika Menginap di Ryokan, Penginapan yang Menawarkan Pengalaman Budaya Tradisional Jepang yang Tak Terlupakan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 23 Mei 2025 | 22:00 WIB
Ryokan, penginapan tradisional khas Jepang yang dulunya diperuntukan bagi bangsawan.  (urbanpixxels.com)
Ryokan, penginapan tradisional khas Jepang yang dulunya diperuntukan bagi bangsawan. (urbanpixxels.com)

Kabar BUMN - Jika punya kesempatan liburan mewah di Jepang, cobalah menginap di ryokan.

Ryokan merupakan penginapan tradisional Jepang yang sudah beroperasi sejak abad ke-7.

Penginapan dengan konsep ryokan masih mempertahankan jasa dan layanannya seperti kali pertama muncul.

Mengingat tradisi di ryokan yang cukup ketat, ada sejumlah etika yang wajib dipatuhi tamu agar tidak salah.

Baca Juga: Manga Manners, Komik Jepang Bertema Etika Jepang yang Ditujukan Bagi Turis Asing

1. Wajib tepat waktu
Orang Jepang terkenal menghargai waktu. Tidak terkecuali saat menginap di ryokan.

Check in di ryokan dimulai sekitar jam tiga siang, tetapi tidak masalah datang lebih cepat.

Tamu bisa menitipkan koper sampai jam check in dan berkeliling di sekitar ryokan.

Ryokan pun umumnya berada di dekat daerah turis yang bisa dieksplorasi.

Baca Juga: Ragam Jenis Japan Rail Pass, Tiket Kereta yang Diperuntukkan Bagi Turis Asing di Jepang

2. Lepas alas kaki
Alas kaki wajib dilepas begitu memasuki ryokan karena nyaris seluruh lantainya ditutupi tatami (karpet dari tikar).

Semua tamu akan diberikan sandal rumah. Tersedia rak khusus untuk menyimpan sepatu dan sandal tamu.

Bila lokasi ryokan dingin, tidak ada salahnya membawa kaos kaki yang bersih.

Kaos kaki busa digunakan saat memakai sandal rumah.

Baca Juga: Tidak Kalah dari JR Rail, Wisata di Jepang dengan Bus Antarkota Juga Menyenangkan, Lebih Murah Pula

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: japanspecialist.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini