Sudah Bolak-balik Makan, Tapi Masih Suka Tengak-tengok Tidak Percaya Diri, Ini Etika Makan Sushi ala Masyarakat Jepang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 27 Oktober 2024 | 12:20 WIB
Ilustrasi. Sushi dibuat dalam ukuran kecil. Tujuannya agar mudah dimakan.  (Pexels/cottonbro studio )
Ilustrasi. Sushi dibuat dalam ukuran kecil. Tujuannya agar mudah dimakan. (Pexels/cottonbro studio )

Kabar BUMN - Pernah tanpa sadar menengok ke meja di sebelah saat sedang makan sushi di restoran?

Unik memang, meskipun sudah bolak-balik makan sushi, tetapi belum percaya diri dengan cara makannya yang benar.

Coba baca ini sekedar untuk memastikan cara makan sushi yang selama ini sudah biasa dilakukan.

Baca Juga: Ingin Hidup Sehat dan Panjang Umur? Bisa Mulai Melirik Makanan dan Minuman yang Dikonsumsi Masyarakat Jepang

1. Kenali jenis restoran sushi
Dari beragam jenis restoran sushi, yang paling populer di Indonesia model sushi bar atau kaitenzushi.

Yakni, sushi diletakkan di piring kecil diputarkan di atas conveyer belt. Tiap piring dihargai berbeda-beda.

Pembeli mengambilnya sendiri. Piring kosong ditumpuk di sisi meja agar pelayan bisa menghitungnya saat selesai.

Baca Juga: Viral Tentang Sushi Omakase, Ini Lho yang Membuatnya Begitu Istimewa dan Biasanya Lebih Mahal

Jenis restoran sushi lain yang harganya agak mahal adalah yang layanannya bergaya omakase.

Di konsep restoran ini, pengunjung menyerahkan semua menu hidangan pada itamae atau koki sushi.

Sushi diolah langsung di depan pengunjung. Satu itamae melayani satu meja.

Baca Juga: 7 Jenis Sushi yang Populer di Indonesia, Penting Diketahui Sebelum Memesan

2. Sekali gigit
Sushi dibuat dalam ukuran kecil. Tujuannya agar mudah dimakan.

Ketika memakan sushi sebaiknya sekali masuk mulut. Jangan digigit setengahnya lalu ditaruh.

Sekali gigit ini bertujuan agar nasi dan isinya tidak berantakan jatuh ke meja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: sushifaq.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini