Kabar BUMN - Di tengah kebutuhan orang terhadap kopi, masih ada yang menganggapnya tidak menyehatkan.
Itu mungkin saja jika kopi yang diminum dicampur dengan banyak gula, susu, dan berbagai pemanis lainnya.
Selama tidak punya masalah kesehatan yang bisa memburuk karena kopi, meminumnya boleh-boleh saja.
Agar segelas kopi tidak hanya menenangkan tapi juga menyehatkan, berikut beberapa yang perlu diperhatikan.
1. Proses pemanggangan
Jenis pemanggangan (roasted) biji kopi sangat memengaruhi rasa dan kadar kafein dari kopi.
Light roasts berkadar asam tinggi, rasa mild. Dark roasts lebih pahit, medium roasts di antara keduanya.
Light roasts memiliki konsentrat chlorogenic acid yang tinggi dan mampu melindungi tubuh dari inflamasi.
Jenis ini juga menurunkan risiko Diabetes tipe 2 dan jantung.
Baca Juga: Kereta Wisata Ambarawa Heritage, Perjalanan One Way Bernuansa Klasik Kini Lebih Terjangkau
2. Jenis biji kopi
Arabika punya cita rasa lebih manis dan rasa yang lebih kompleks.
Bagi yang sensitif pada kafein dan sering menderita gangguan kecemasan, disarankan memilih biji kopi arabika.
Sementara rasa robusta lebih pahit, kental, dan lebih banyak kafeinnya.
Setelah dikeringkan biji arabika mengandung 0,9-1,5% kafein. Sementara robusta 1,2-2,4% kafein.
Artikel Terkait
Kedai Kopi Berusia Puluhan Tahun di Surabaya, Tempat Bernostalgia dengan Rasa dan Kenangan Lama
4 Gerai Kopi di Singapura yang Sudah Punya Cabang di Banyak Tempat
Tetap Minum Kopi Tanpa Takut Asam Lambung Naik, Ini Tips Aman Buatmu
4 Jenis Sajian Kopi Vietnam, Unik Karena Ditambahkan Macam-macam Tapi Enak
Uniknya Kopi Khas Turki, Baik dari Cara Olah Biji Sampai dengan Penyajiannya
Mampu Bersaing dengan Produsen Kopi Modern, Toko Kopi Bubuk di Bogor Ini Berdiri Kokoh dengan Peminatnya Sendiri