Kabar BUMN - Bukit Fatukopa bukan hanya sekadar lanskap indah di Nusa Tenggara Timur.
Di balik kemegahan bentuknya yang menyerupai perahu, tersimpan kisah-kisah leluhur yang masih diyakini hingga sekarang.
Letaknya yang berada di Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan, menjadikan tempat ini sebagai destinasi eksotik sekaligus sakral.
Baca Juga: Masak Daging Kurban Jadi 6 Olahan Kambing yang Menggugah Selera, Simpan untuk Iduladha Nanti
Perjalanan Menuju Bukit Fatukopa
Untuk kamu yang penasaran dengan keelokan Bukit Fatukopa, perjalanan bisa dimulai dari Jakarta menuju Kupang menggunakan pesawat dengan biaya sekitar Rp 1,7 hingga Rp 2,3 juta tergantung maskapai dan waktu keberangkatan.
Selanjutnya, kamu bisa menempuh perjalanan darat dari Kupang menuju Soe sejauh 108 km yang memakan waktu sekitar dua setengah jam.
Dari Soe, perjalanan dilanjutkan ke Bukit Besteke dengan motor atau mobil sejauh 68 km selama dua hingga tiga jam.
Bukit Besteke merupakan titik kemah terdekat untuk menyaksikan keindahan Bukit Fatukopa dari kejauhan.
Meski tidak dipungut biaya untuk berkemah, kamu tetap perlu membawa perlengkapan pribadi dan siap menempuh medan yang cukup menantang. Selain itu, ada biaya sewa kamar mandi sebesar Rp 5.000 dan tarif parkir Rp 20.000 per mobil.
Baca Juga: 5 Barang yang Wajib Dibawa ke Tempat Konser Musik Agar Selama Acara Tetap Nyaman
Legenda dan Ritual Mistis
Cerita turun-temurun menyebutkan bahwa Bukit Fatukopa adalah tempat karamnya bahtera Nabi Nuh.
Bentuk bukit yang menyerupai perahu diyakini menjadi bukti bahwa perahu tersebut pernah singgah di tanah Timor.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Golo Mori Jazz 2025 Jadi Festival Jazz Internasional Pertama di NTT, Usung Konsep Eco Green!
ITDC dan InJourney Dorong Konektivitas Wisata di NTT Melalui Pengembangan Infrastruktur Kawasan The Golo Mori
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Gandeng Pemprov NTT Kembangkan Biomassa
Bank Mandiri Kembali Dinobatkan Sebagai Bank Terbaik oleh DJPb NTT
Jadi yang Pertama di NTT, Brantas Abipraya Dorong Peningkatan Kesehatan Lewat Pembangunan RSUD Reda Bolo