Waspadai Deretan Penyakit yang Sering Kambuh Pasca Iduladha, Makan Daging Kurban Berlebih Jadi Pemicunya

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi - Penyakit yang sering kambuh pasca Iduladha, makan daging kurban berlebih jadi pemicunya. (Freepik/jcomp)
Ilustrasi - Penyakit yang sering kambuh pasca Iduladha, makan daging kurban berlebih jadi pemicunya. (Freepik/jcomp)

Kabar BUMNIduladha identik dengan sajian daging kurban, mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang.

Namun, di balik kelezatan menu berbahan dasar daging sapi dan kambing ini, ada ancaman penyakit yang kerap mengintai masyarakat pasca-Iduladha.

Kebiasaan mengonsumsi daging dalam jumlah besar tanpa diimbangi pola makan seimbang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

Para pakar kesehatan pun mengingatkan masyarakat agar tetap bijak saat menikmati hidangan kurban.

Baca Juga: Idul Adha: Hukum Kurban, Makna, dan Syarat Hewan yang Harus Kamu Tahu

1. Kolesterol Naik Drastis

Daging merah, terutama bagian berlemak, mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi.

Jika dikonsumsi berlebihan, tubuh akan mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL), yang berisiko menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan penyakit jantung.

Baca Juga: Idul Adha 2025, KAI Commuter Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Sekitar Jalur Rel

2. Asam Urat Kambuh

Daging kambing dan jeroan termasuk jenis makanan tinggi purin, senyawa yang bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Bagi penderita gout, makan daging kurban tanpa kontrol bisa memicu serangan nyeri pada persendian, terutama di bagian kaki.

Baca Juga: Pertamina Subholding Upstream Sebar Hewan Kurban demi Kebahagiaan Masyarakat di Hari Raya Idul Adha

3. Gangguan Pencernaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini