Kabar BUMN – Iduladha identik dengan sajian daging kurban, mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang.
Namun, di balik kelezatan menu berbahan dasar daging sapi dan kambing ini, ada ancaman penyakit yang kerap mengintai masyarakat pasca-Iduladha.
Kebiasaan mengonsumsi daging dalam jumlah besar tanpa diimbangi pola makan seimbang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.
Para pakar kesehatan pun mengingatkan masyarakat agar tetap bijak saat menikmati hidangan kurban.
Baca Juga: Idul Adha: Hukum Kurban, Makna, dan Syarat Hewan yang Harus Kamu Tahu
1. Kolesterol Naik Drastis
Daging merah, terutama bagian berlemak, mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi.
Jika dikonsumsi berlebihan, tubuh akan mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL), yang berisiko menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan penyakit jantung.
Baca Juga: Idul Adha 2025, KAI Commuter Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Sekitar Jalur Rel
2. Asam Urat Kambuh
Daging kambing dan jeroan termasuk jenis makanan tinggi purin, senyawa yang bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
Bagi penderita gout, makan daging kurban tanpa kontrol bisa memicu serangan nyeri pada persendian, terutama di bagian kaki.
Baca Juga: Pertamina Subholding Upstream Sebar Hewan Kurban demi Kebahagiaan Masyarakat di Hari Raya Idul Adha
3. Gangguan Pencernaan
Artikel Terkait
Tips Memasak Daging Kurban Jadi Rendang yang Empuk dan Lezat, Simak Rahasianya!
Idul Adha: Hukum Kurban, Makna, dan Syarat Hewan yang Harus Kamu Tahu
Konsisten Berbagi Setiap Tahun, PT Timah Salurkan Hewan Kurban ke Warga Bangka Barat
Pertamina Subholding Upstream Sebar Hewan Kurban demi Kebahagiaan Masyarakat di Hari Raya Idul Adha
Idul Adha 2025, KAI Commuter Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Sekitar Jalur Rel