Menu Boga Bahari Aneh yang Memperkaya Khazanah Kuliner Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 8 Juni 2025 | 10:20 WIB
Di Gunungkidul, isi landak laut atau bulu babi ini akan dikeluarkan dari cangkangnya lalu digoreng. (Pexels/Dominik Gryzbon)
Di Gunungkidul, isi landak laut atau bulu babi ini akan dikeluarkan dari cangkangnya lalu digoreng. (Pexels/Dominik Gryzbon)

Kabar BUMN - Tidak hanya dunia, Indonesia pun punya kuliner boga bahari yang dapat dikategorikan aneh dan ekstrem.

Tidak semua orang sanggup mengonsumsinya, tetapi banyak juga penggemar menu boga bahari tersebut.

Kalau ingin memakannya harus ke daerah asal yang memproduksi kuliner boga bahari aneh tersebut.

Baca Juga: Ragam Pecel dari Berbagai Daerah di Indonesia, Berbeda-beda Isi dan Bumbu, Sama Lezat dan Menyehatkannya

1. Landak laut goreng
Landak laut, atau disebut juga bulu babi, bisa diolah menjadi kuliner boga bahari yang lezat.

Landak laut dihancurkan dulu sampai durinya rata. Setelah itu dicongkel cangkangnya, diambil dagingnya.

Daging ini yang dicampur bumbu dan digoreng sampai kering. Rasanya gurih.

Salah satu pantai yang populer dengan landak laut goreng adalah Pantai Ngobaran, Gunungkidul.

Baca Juga: Kuliner Indonesia Berbahan Dasar Kluwek, Hitam-hitam Penuh Kelezatan

Peyek jingking khas pantai selatan, termasuk daerah Gunungkidul. (Flickr/Yan Arief)

2. Jingking
Jingking termasuk ke jenis kepiting berhantu.

Dinamakan begitu karena gerakannya sangat cepat seperti hantu dan ukurannya sangat kecil, mirip anak kepiting.

Jingking banyak ditemukan di pantai berpasir, terutama di daerah Gunungkidul.

Diolahnya kadang direbus begitu saja, diberi bumbu dan saos, atau dibuat jadi rempeyek.

Baca Juga: Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini