Kembali Dialami Seorang Pendaki Pemula, Ini Penyebab dan Cara Mencegah Hiportermia di Gunung

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 10 Juni 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Kasus hipotermia ini karena masih banyaknya pendaki, terutama pemula, yang meremehkan udara dingin. (Freepik)
Ilustrasi. Kasus hipotermia ini karena masih banyaknya pendaki, terutama pemula, yang meremehkan udara dingin. (Freepik)

Baca Juga: Bukan untuk Didaki! Kenali Tiga Gunung di Argopuro yang Ternyata Terlarang untuk Pendakian

Pakaian berlapis
Salah satu cara paling mudah mencegah hipotermia dengan menggunakan pakaian berlapis.

Bila mendaki gunung dengan suhu sangat dingin, sebaiknya juga memakai longjohn atau baju termal.

Gunakan jaket berlapis. Bisa ditimpa sweater dan jaket yang pada bagian dalamnya dilapisi penghangat.

Baca Juga: 7 Langkah Krusial untuk Menolong Orang yang Mengalami Hipotermia Saat Mendaki

Jangan lupa bawa cadangan baju kering.

Selain itu lindungi tangan, kaki, dan leher dengan sarung tangan, kaos kaki tebal, dan syal atau jaket berkerah tinggi.

Bila baju atau kaos kaki basah dan lembab segera ganti dengan yang kering.

Baca Juga: Tips Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, Tetap Aman dan Menyenangkan di Tengah Tantangan

Aktivitas meningkatkan suhu tubuh
Ketika tubuh mulai terasa kedinginan, lakukan aktivitas yang bisa meningkatkan suhu tubuh dengan cepat.

Misalnya terus bergerak (jalan di tempat, lari-lari kecil), pemanasan atau olahraga singkat agar tubuh berkeringat.

Jangan lupa konsumsi makanan dan minuman hangat seperti jahe, air putih hangat, dan sup ayam.

Tapi hindari minuman beralkohol dan mengandung kafein.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertinggal, Ini 11 Barang yang Wajib Dibawa saat Mendaki Gunung

Selain makanan hangat, jangan lupa juga konsumsi makanan manis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: wta.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini