Di Balik Sepotong Kerak Telor, Ini Sejarah dan Fakta Menarik Kuliner yang Banyak Muncul di Bulan Juni Itu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Juni 2025 | 10:00 WIB
Kerak telor (sayuranbox.com)
Kerak telor (sayuranbox.com)

Selain itu ditambahkan pula dengan udang kering, serundeng, telur ayam dan telur bebek.

Pengguaan dua telur yang berbeda ini membuat rasa kerak telor menjadi spesial.

Baca Juga: Ncang, Ncing, Ini 4 Warung Makan di Jakarta untuk yang Mencari Kuliner Khas Betawi yang Masih Otentik dan Melegenda

Telur bebek menghasilkan rasa gurih.

Sementara telur ayam membuat tekstur kerak telor tidak terlalu kering.

Pada masa tersebut kerak telor hanya bisa dinikmati kalangan bangsawan atau orang berada saja.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Khas Betawi yang Wajib Kamu Coba Saat Berkunjung ke Jakarta

Menggunakan batok kelapa
Bila omelet mie dimasak dengan kompor, kerak telor dimasak di atas anglo atau tungku kecil.

Untuk aroma bakar yang harum, arangnya dari batok kelapa atau arang kayu rambutan.

Sekarang sudah jarang pedagang yang menggunakannya.

Pedagang kerak telor sekarang menggunakan arang apa saja.

Baca Juga: Jajanan Asli Betawi yang Lezat Tetapi Semakin Langka di Jakarta, Carinya Kadang Kudu Masuk ke Kampung-kampung

Pedagang kerak telor akan mudah ditemui selama perayaan HUT Jakarta di bulan Juni. (victorynews.id)

Kuliner khas ulang tahun kota
Ada kisah unik di balik kisah kerak telor menjadi kuliner yang selalu muncul pada hari ulang tahun Jakarta.

Pada tahun 1970-an Gubernur Jakarta saat itu Ali Sadikin berusaha mempromosikan makanan Betawi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini