Perusahaan ini melakukan joint venture dengan perusahaan Filipina, SM Investmens Corporation.
Kala itu cabang dibuka di Trece Martires, Cavite. Setelah itu baru buka cabang di kota-kota lainnya.
Baca Juga: Ragam Martabak di Indonesia, Baik yang Manis Atau Asin Aslinya Bukan dari Indonesia
Seperti di Batangas, Metro Manila, Pampanga, Bulacan, Zambales, Bataan, dan banyak lain.
Barang-barang yang dijual kebanyakan produk Filipina.
Tetapi ada pula produk Indonesia yang sudah populer seperti Indomie dan Kopiko.
Baca Juga: Kuliner Indonesia Berbahan Dasar Kluwek, Hitam-hitam Penuh Kelezatan
3. Es Teler 77
Ini salah satu gerai waralaba makanan yang sudah terkenal sejak lama.
Es Teler 77 tidak hanya punya banyak cabang di Indonesia tapi juga di luar negeri.
Gerai yang awalnya hanya menjual es teler ini didirikan tahun 1982.
Sekarang waralaba ini tidak hanya menjual es teler tapi mie dan aneka makanan ringan lainnya.
Baca Juga: Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia
Selain lebih dari 140 cabang di Indonesia, Es Teler 77 punya beberapa gerai di luar negeri.
Tahun 1998 buka cabang pertama di Singapura, sekarang sudah 3 gerai di negara tersebut.
Setelah itu, juga punya 3 gerai masing-masing di Malaysia dan Australia serta 4 gerai di Arab Saudi.***
Artikel Terkait
Faktor Keterbatasan Bahan Baku, Kuliner Betawi Ini Sekarang Semakin Langka
Kabar Baik! Turis Indonesia Kini Bisa Nikmati Bebas Visa Transit 10 Hari dan Visa ASEAN 5 Tahun di China
Hewan Langka dari Papua, Dilindungi Karena Jumlahnya yang Makin Sedikit dan Tidak Hidup di Daerah Lain
Balon Udara Jadi Ikon Wisata Baru Wonosobo, Siap Tarik Jutaan Pengunjung
Menjelajah Pasar Sunda Tempo Dulu: Jajan Asyik Pakai Koin Bambu di Tengah Hutan
Ulik Tuntas Awal Mula dan Sejarah Panjang Jenang di Museum Jenang Kudus