Kabar BUMN - Artificial Intelligence atau AI dalam bahasa Indonesia adalah teknologi kecerdasan buatan.
AI dapat melakukan banyak hal dan membantu kinerja manusia diberbagai bidang seperti kesehatan, otomotif, perdagangan, dan digital banking.
Teknologi AI diciptakan untuk memahami dan memberi solusi terhadap suatu masalah dengan lebih cepat dan efektif. Lebih lagi, AI diharapkan mampu menyelesaikan pekerjaan manusia dengan lebih mudah serta memberi hasil yang maksimal.
Di Indonesia, Artificial Intelligence disambut hangat dengan banyak karya cipta berbasis teknologi mulai dari Presenter TV, penyanyi.
AI Juga dapat membantu kinerja manusia dan berpotensi untuk memajukan berbagai industri.
Akan tetapi, AI juga sering di salahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, diantaranya;
Baca Juga: Bosan Dengan Air Putih? Supaya Tubuh Tetap Terhidrasi, Ini Alternatif Minuman yang Sama Sehatnya
1. Phising
Phising merupakan teknik pengelabuan yang dilakukan oleh seseorang sebagai upaya untuk mendapatkan informasi berupa data pribadi, data akun, hingga data financial.
Teknik ini bertujuan memancing korban untuk memberikan informasi pribadi tanpa disadari, informasi tersebut akan digunakan untuk kejahatan.
2. Malware
Malware bertujuan untuk menyusup atau merusak sistem dan jaringan komputer melalui perangkat lunak, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sistem komputer dan berpotensi terjadi pencurian data.
Baca Juga: Menteri Pertahanan Kongo Kunjungi Pindad, Kerjasama Antar Kedua Negara Jadi Pembahasan
3. Pencurian identitas dari data pribadi atau adanya profil palsu yang mirip dengan aslinya.
Modus pencurian data pribadi dengan menggunakan nama bank-bank besar, toko online bahkan web untuk menjebak korbannya memberikan data pribadi, yang akan digunakan pelaku untuk mencuri tabungan korbannya.
Artikel Terkait
Waspada Penipuan Berkedok Promo KAI!
Telkom Imbau Pelanggan IndiHome untuk Tetap Waspada Modus Penipuan
Waspada Penipuan, Kenali Ciri Akun Twitter Resmi KAI
Waspada Penipuan! Ini Ciri-ciri Whatsapp Palsu yang Mengatasnamakan Bank BTN
Waspada Penipuan Rekrutmen Perum BULOG, Begini Cara Membedakan Undangan Tes Seleksi yang Resmi dan Palsu