4. Pencurian data dari sistem yang menghasilkan prediksi bisnis dan pasar yang dapat memberikan keuntungan bagi pelaku kejahatan.
Baca Juga: Info Lowongan Kerja BUMN untuk Lulusan SMA/SMK, Perhutani Buka 2 Posisi
Tindakan peretasan dan pencurian data melalui sistem, yang marak terjadi dilakukan oleh sektor industri untuk menghasilkan prediksi bisnis dan pasar guna meraup keuntungan ekonomi.
5. Manipulasi media seperti video bahkan suara yang mirip dengan aslinya.
Cara ini biasanya digunakan para pelaku kejahatan untuk memanipulasi video dan suara sehingga mirip dengan aslinya.
Contoh yang sering terjadi baru-baru ini adalah berpura-pura sebagai kerabat dan keluarga korban untuk menipu dan meminta sejumlah uang melalui sambungan telepon.
Tujuannya agar para korban tertipu dan percaya dengan suara yang dihasilkan, untuk mendapatkan sejumlah uang yang diinginkan. ***
Artikel Terkait
Waspada Penipuan Berkedok Promo KAI!
Telkom Imbau Pelanggan IndiHome untuk Tetap Waspada Modus Penipuan
Waspada Penipuan, Kenali Ciri Akun Twitter Resmi KAI
Waspada Penipuan! Ini Ciri-ciri Whatsapp Palsu yang Mengatasnamakan Bank BTN
Waspada Penipuan Rekrutmen Perum BULOG, Begini Cara Membedakan Undangan Tes Seleksi yang Resmi dan Palsu