Sawi asin terbuat dari sayur sawi hijau yang sudah difermentasi dengan air cuka dan asam garam.
Baca Juga: Sejarah dan Fakta Nasi Ulam Khas Betawi yang Masuk Warisan Budaya Tak Benda
Lidah lokal
Pembeda asinan Tiongkok dengan Betawi, awalnya isi asinan Betawi hanya nanas dan timun saja.
Setelah itu, ditambahkan sejumlah bahan lokal lain, seperti wortel, bengkoang, selada, dan toge.
Lalu, kuahnya. Asinan Tiongkok rasanya asin dan asam saja.
Sementara asinan betawi menambahkan rasa manis dan pedas.
Saus kacangnya diberi tambahan cabai rawit dan diberi taburan kacang tanah goreng.
Penambahan kerupuk mie kuning juga menjadi ciri khas lokal tersendiri.
Kerupuk ini berkembang sejak lama di masyarakat Betawi.
Selain ditambahkan ke asinan, kerupuk mie kuning juga sering dimakan dengan sambal ubi.
Bila dulu asinan Betawi hanya bisa ditemukan di kaki lima, saat ini sudah masuk ke restoran dan hotel.***
Artikel Terkait
Akhirnya Kembali! Tari Kecak Hanoman Duta Siap Memukau di TMII, Pertunjukan GRATIS
Rencanakan Libur Sekolah di Klaten: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Seru yang Wajib Dikunjungi
5 Tempat Wisata Keluarga di Depok yang Seru dan Ramah Kantong, Cocok untuk Liburan Sekolah
Kids Army Sentul City, Tempat Anak Belajar Disiplin Lewat Cara yang Seru
Rekomendasi 5 Hotel Aesthetic & Kekinian di Yogyakarta, Harganya Juga Ramah di Kantong
Ikan Asar, Hidangan Asap Khas Jayapura yang Wajib Kamu Cicipi