Baca Juga: Ini Daftar Negara dan Kota Dunia yang Ramah untuk Wisata Bersama Difabel
Karena pada usia tersebut otak sedang mengalami perkembangan.
Otak yang seharusnya dirangsang beragam aktivitas kreatif, justru hanya dihabiskan dengan menatap layar ponsel.
Bila dibiarkan bisa menurunkan kecerdasan dan mental mereka juga.
Baca Juga: Libur Sekolah Makin Seru! Intip Harga dan Promo Tiket Ancol Terbaru 2025
Bukan masalah kesehatan
Alih-alih masalah kesehatan otak, brain rot lebih pada kondisi mental dan kecerdasan.
Meskipun demikian tetap butuh diwaspadai, bila memungkinkan dicegah.
Ketergantungan pada media sosial dan internet secara umum bisa merusak kesehatan mental.
Baca Juga: Tempat Kuliner di Daerah Godean, Sleman, Selera Tradisional Tetap Berjaya
Juga membuat orang tidak peka pada orang lain dan situasi sekitarnya.
Ada beberapa ciri seseorang sudah mengalami brain rot.
Antara lain, otak terasa penuh dan lelah, emosi seperti terkuras, merasa diri tidak berguna.
Baca Juga: 4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO
Atau terasing dengan dunia luar, lalu bermasalah dengan daya ingat, juga sulit membuat rencana dan mengambil keputusan.
Pada tingkat ekstrem orang merasa terasing dari keluarga, lebih suka hanya di dalam kamar.
Bila terus dibiarkan bisa menyebabkan kecemasan sosial dan depresi.
Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam 2025 Jatuh di Hari Jumat, Saat Tepat Rencanakan Long Weekend
Artikel Terkait
Main Musik Bisa Meningkatkan Sistem Kerja Otak Anak
Kaya Vitamin D, Ini 5 Makanan yang Bagus untuk Otak, Buat Daya Ingat Semakin Kuat
6 Kebiasan Sederhana yang Bisa Mencegah Penurunan Fungsi Otak di Usia Senja
5 Minuman yang Harus Dihindari karena Dapat Merusak Kesehatan Otak
Cegah Kepikunan Dini dengan Olah raga untuk Otak
Saatnya Refresh Otak, Serunya Wisata Sukuh Gesang Ecofarm Karanganyar, Bisa Petik Tomat Ceri Langsung dari Pohonnya