Gunung Rinjani Bukan untuk Pemula: Persiapkan Hal-Hal Ini agar Pendakianmu Aman

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 26 Juni 2025 | 08:30 WIB
Jalur pendakian via Torean di Gunung Rinjani Lombok yang mirip di Jurassic Park. (Instagram/@lomboktourism.id)
Jalur pendakian via Torean di Gunung Rinjani Lombok yang mirip di Jurassic Park. (Instagram/@lomboktourism.id)

Kabar BUMN - Gunung Rinjani di Lombok memang memukau siapa saja dengan pemandangan danau Segara Anak, kawah megah, serta matahari terbit dari ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut.

Tapi jangan salah, keindahan ini menyimpan tantangan yang tidak main-main. Gunung ini bukan destinasi pendakian yang cocok untuk pemula tanpa persiapan matang. Ada banyak faktor yang membuat Rinjani hanya cocok untuk pendaki berpengalaman.

Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan untuk menjajal jalur ke puncaknya, penting banget untuk tahu apa saja yang harus dipersiapkan sebelum melangkah. 

Baca Juga: 5 Cara yang Bisa Mencegah Brain Rot, Akan Terasa Mudah Kalau Memang Niat

1. Latihan Fisik Sebelum Pendakian

Rinjani bukan gunung biasa. Jalurnya panjang, terjal, dan melelahkan, terutama bagian menuju puncak yang terkenal dengan julukan “jalur pasir neraka”.

Oleh karena itu, setidaknya sebulan sebelum pendakian, kamu perlu melakukan latihan fisik rutin seperti jogging, naik turun tangga, atau hiking kecil agar tubuhmu terbiasa menghadapi medan berat.

Baca Juga: Wujud Komitmen KAI Hadirkan Transportasi Aman dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

2. Pahami Rute dan Medan

Jalur pendakian Rinjani bisa dimulai dari Sembalun atau Senaru. Keduanya punya karakteristik berbeda, namun tetap menantang.

Sembalun memiliki jalur yang terbuka dan panas, sedangkan Senaru lebih lembap dengan jalur menanjak tajam. Kenali peta jalur, titik air, serta lokasi pos istirahat agar kamu bisa mengatur energi dan waktu secara efisien.

Baca Juga: Tunjukkan Semangat 1 Muharram 1447 H Lewat Twibbon Pilihan Ini

3. Peralatan Wajib dan Kondisi Cuaca

Perlengkapan mendaki seperti sepatu gunung, trekking pole, jas hujan, headlamp, tenda, dan sleeping bag adalah wajib hukumnya.

Jangan sampai kamu menyepelekan kondisi cuaca di Rinjani yang bisa berubah ekstrem dalam hitungan jam. Gunung ini bisa sangat panas siang hari dan sangat dingin di malam hari, bahkan bisa turun hujan meski sedang musim kemarau.

Baca Juga: Perayaan Kelulusan yang Istimewa di Keraton Ratu Boko Bersama The Lilliput World

4. Persediaan Logistik dan Air

Karena titik sumber air terbatas, kamu perlu membawa cukup air dari awal atau isi ulang di pos-pos tertentu. Selain itu, bawa makanan berkalori tinggi dan ringan seperti roti gandum, granola, atau mie instan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini