Jangan lupa cemilan seperti cokelat atau kurma untuk tambahan energi saat mulai kelelahan.
Baca Juga: Fenomena Brain Rot yang Semakin Meresahkan, Kenali Cirinya dan Cara Mengatasinya
5. Mental Kuat dan Siap Hadapi Risiko
Pendakian ke Rinjani bisa menguras mental, apalagi saat menuju puncak dini hari dengan angin kencang dan jalur berpasir licin.
Kamu butuh tekad kuat dan kemampuan mengontrol diri agar tidak panik saat menghadapi situasi sulit. Selalu siapkan rencana darurat dan jangan memaksakan diri jika tubuh sudah lelah.
Baca Juga: Edukasi Seru BULOG, Anak SD Menyusuri Jejak Beras dari Ladang ke Meja Makan
6. Gunakan Jasa Guide dan Porter
Untuk keselamatan dan kenyamanan, apalagi jika kamu belum pernah mendaki gunung tinggi sebelumnya, disarankan menggunakan jasa pemandu dan porter lokal.
Mereka sangat berpengalaman, tahu jalur dengan baik, serta bisa membantumu membawa logistik agar kamu bisa fokus menjaga stamina.
Baca Juga: Jejak Hijau Badak LNG Dapat Pengakuan di Hari Lingkungan Hidup 2025, Kantongi Penghargaan PROPERLINK
7. Hormati Alam dan Jaga Etika
Jangan buang sampah sembarangan dan patuhi aturan taman nasional. Gunung Rinjani adalah kawasan konservasi yang harus dijaga bersama.
Sikap bertanggung jawab selama mendaki juga mencerminkan kedewasaan sebagai pendaki yang bijak. ***
Artikel Terkait
Kembali Dialami Seorang Pendaki Pemula, Ini Penyebab dan Cara Mencegah Hiportermia di Gunung
Liburan ke Gunung Tangkuban Parahu? Ini Info Lengkap Jam Buka dan Harga Tiket Terbaru
Hindari Padat-padatan di Gunung Prau, Ini Gunung dan Bukit di Wonosobo yang Sama-sama Mudah Didaki
Gunung Sagara, Pesona Tersembunyi Garut yang Kian Dilirik Para Pendaki
Cihunjuran Waterpark, Kolam Renang Sejuk dengan Panorama Tiga Gunung di Pandeglang