Langkah Mudah Mengurangi Potensi Sampah di Laut Saat Sedang Liburan di Pantai

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 30 Juni 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Kegiatan kamping di Pantai Ngeden, Gunungkidul. Pastikan semua kemasan plastik yang dibawa ke pantai, tidak ditinggalkan menjadi sampah tapi dibawa pulang kembali. (Google/Asep Pujangga)
Ilustrasi. Kegiatan kamping di Pantai Ngeden, Gunungkidul. Pastikan semua kemasan plastik yang dibawa ke pantai, tidak ditinggalkan menjadi sampah tapi dibawa pulang kembali. (Google/Asep Pujangga)

Kabar BUMN - Di masa ini sampah tidak hanya mencemari daratan, tetapi sudah sampai pantai dan lautan.

Permasalahan sampah di pantai dan laut bahkan semakin menjadi-jadi akibat turisme.

Orang berbondong-bondong datang ke pantai dan bermain di laut tanpa sadar menyumbang banyak sampah.

Agar keindahan dan kebersihan laut tetap terjaga, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Baca Juga: 5 Jenis Sampah yang Paling Banyak DItemukan di Pantai, Berbahaya bagi Alam dan Hewan Laut!

1. Jangan gunakan kantong plastik
Agar praktis, saat beli makanan atau membawa barang ke pantai, orang sering menggunakan kantong plastik.

Sayangnya, cara ini bisa mengotori pantai. Siasatinya gunakan dry bag atau tas dari bahan waterproof.

Saat membeli makanan di pantai tolak kantong plastik.

Bila membawa bekal, gunakan wadah yang bisa dipakai ulang. Jangan pakai plastik atau styrofoam.

Baca Juga: No More Botol Plastik! KAI Sudah Sediakan 102 Water Station di Puluhan Stasiun, Auto Eco-Friendly!

2. Hindari plastic wrap
Kebanyakan makanan siap saji sering dibungkus dengan plastic wrap tipis.

Ini penyumbang banyak sampah. Apalagi plastic wrap yang ringan dan tipis, sering mudah hanyut ke lautan.

Selain mengotori laut, plastic wrap di laut bisa tidak sengaja kemakan atau menjerat hewan-hewan laut.

Gunakan wadah makanan saja. Alternatif lain, makan saja di restoran untuk mengurangi sampah wadah makanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: sevenseasmedia.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini