Tak Lagi Asri dan Indah, Pantai Tercantik di Dunia Ini Sekarang Dipenuhi Sampah

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 30 Juni 2025 | 08:30 WIB
Dulu Pantai Kamilo menjadi lokasi penduduk asli mengumpulkan kayu-kayu yang mengapung terbawa dari daratan lain. (amusingplanet.com)
Dulu Pantai Kamilo menjadi lokasi penduduk asli mengumpulkan kayu-kayu yang mengapung terbawa dari daratan lain. (amusingplanet.com)

Sayangnya, karena banyaknya pengunjung, semakin banyak juga sampah di Pantai Kuta.

Baca Juga: 4 Pulau Terpencil di Dunia yang Menjadi Tujuan Wisata Eksklusif Karena Biayanya yang Mahal

Pantai sering jadi tempat berpesta sehingga sisa sampah nyaris memenuhi seluruh pantai.

Kondisi ini ditambah dengan musim monsoon yang sering menyeret sampah dari tempat lain ke pantai.

Sudah banyak upaya membersihkan sampah tapi usaha ini masih belum menemui kesuksesan.

Upaya tidak seimbang dengan sampah yang terus dihasilkan setiap harinya.

Baca Juga: 4 Museum Bertemakan Makanan yang Paling Unik di Seluruh Dunia

Overtourism di Pantai Serendipity, Sihanoukville, Kamboja, membuat jumlah sampah semakin tak terkendali. (Tripadvisor/noentrytoday )

3. Pantai Serendipity
Pantai yang berada di Sihanoukville ini merupakan pantai terkenal di Kamboja.

Pantai ini dipenuhi juga dengan restoran, hotel, dan turis dari berbagai belahan dunia.

Pantai ini penuh dengan sampah terutama plastik.

Baca Juga: Ini Daftar Negara Terkecil di Dunia yang Bisa Dijelajahi Dalam Waktu Satu Hari

Air laut di pinggir pantai pun menjadi keruh karena sampah dan polusi.

Ini terjadi karena tidak adanya sistem filter air yang memadai sehingga banyak limbah air turut mengotori pantai.

Overtourism membuat jumlah sampah semakin tak terkendali.

Baca Juga: 5 Jalan Paling Terkenal di Dunia, Orang Tidak Hentinya Melancong dan Berfoto di Jalan Tersebut

4. Pantai Poche
Selain di Hawaii, pantai lain di Amerika Serikat yang dipenuhi sampah adalah Pantai Poche di San Clemente, California.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: bussinesinsider.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini