Pesona Keramik dari Desa Sakok, Singkawang, Motif dan Desainnya Warisan Dinasti Ming

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 30 Juni 2025 | 15:30 WIB
Ornamen populer yang banyak menghiasi keramik Singkawang dari Desa Sakok. (Redbuzz via indonesiakaya.com)
Ornamen populer yang banyak menghiasi keramik Singkawang dari Desa Sakok. (Redbuzz via indonesiakaya.com)

Setelah pertambangan tidak lagi menghasilkan, para pekerja ini mencari profesi lain.

Kebanyakan ahli membuat keramik, sehingga dari sinilah produksi keramik dihasilkan.

Baca Juga: Ragam Olahan Mie dari Kalimantan, Paling Terkenal Bakmi Singkawang, Paling Unik Bakmi Bancir

Awalnya hanya memproduksi kecil-kecilan kemudian menjadi besar.

Pada masa itu pesanan banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan vihara.

Industri ni berkembang pesat sekitar 1895 dan tercatat sebagai pabrik keramik pertama di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjhia, Warisan Cagar Budaya yang Kental Budaya Tiongkok di Singkawang. Bisa Beli Choi Pan Terenak Juga di Sini

Menggunakan kaolin
Keramik Singkawang selalu menggunakan kaolin, jenis tanah liat putih, sebagai bahan baku.

Kaolin merupakan tanah liat khas keramik dari Tiongkok.

Kaolin dipotong-potong kecil. Setelah itu dicampur tanah liat air agar mudah dibentuk.

Setelah dibentuk, diukir, dibakar, diglasir, terakhir dibakar lagi dengan kayu karet.

Baca Juga: Dijuluki Kota Seribu Klenteng, Ini Destinasi Wisata yang Cocok untuk Imlek di Singkawang

Ragam jenis keramik Singkawang dari Desa Sakok. (Redbuzz via indonesiakaya.com)

Pembakaran keramik di Desa Sakok masih menggunakan tungku tradisional bernama tungku naga.

Bentuknya seperti naga yang sedang berbaring dan mengeluarkan asap panas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini