Rumah perahu tradisional
Daya tarik utama dari Ine adanya funaya atau rumah perahu yang nyaris menghiasi seluruh wajah kota.
Funaya dipergunakan sejak zaman Edo dan kini dijaga dan dilindungi pemerintah setempat.
Beberapa yang rusak diperbaiki untuk menjaga kelestariannya.
Baca Juga: 4 Toko Membeli Oleh-oleh Murah di Jepang, Punya Banyak Cabang di Setiap Kota
Funaya terdiri atas dua lantai. Bagian atas menjadi area tempat tinggal penghuninya.
Bagian bawah berupa dermaga yang juga tempat menyimpan perahu, peralatan memancing.
Setengah bagian dari dermaga ini tergenang air sehingga dari jauh kesannya rumah terapung di tengah laut.
Baca Juga: Rekomendasi Snack Halal dari Jepang untuk Camilan Saat Liburan atau Oleh-oleh
Ada sekitar 200 funaya menghiasi Ine. Beberapa dibuka untuk home stay, kafé, dan restoran.
Beberapa funaya sudah tidak lagi dijadikan sebagai tempat tinggal.
Ada yang berubah menjadi tempat penyimpanan ikan dan tempat menjemur atau mengeringkan produk ikan.
Baca Juga: Pertunjukan Tradisional Berumur Ratusan Tahun yang Wajib Ditonton Saat di Jepang
Wisata keliling teluk
Ukuran kota Ine sangat kecil dan bisa dijelajahi satu hari saja.
Pelancong bisa berjalan kaki atau menyewa sepeda untuk mejelajahi kota.
Artikel Terkait
Liburan Seru dan Penuh Aktivitas di Villa Khayangan Bogor, Cocok Buat Akhir Pekanmu
Bukit Rimpi, Liburan Adem di Padang Hijau Instagramable Tanpa Harus ke Luar Negeri
Explore Indjanie Hill! Spot Seru, Wahana Lengkap, dan Udara Sejuk Puncak
Kuliner Asia Tenggara yang Berbahan Dasar Durian, Ada yang Menambahkan Buah ke Sup Iga
Kota-kota di Asia dengan Nuansa dan Bangunan Berarsitektur Eropa, Warisan Kolonialisme yang Memperkaya Budaya
Rekomendasi 6 Penginapan di Banyuwangi untuk Staycation Tak Terlupakan