Kabar BUMN - Setiap tahun, Festival Pacu Jalur hadir membawa semangat tradisi dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Lebih dari sekadar balap perahu panjang, perayaan ini menjadi simbol identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Di tahun 2025 ini, festival kembali digelar dengan rangkaian acara meriah yang tersebar mulai pertengahan Juni hingga puncaknya pada akhir Agustus.
Baca Juga: Banjir Tak Meredam Semangat, Pertamina Hadir Membantu Mataram Bangkit
Rangkaian Jadwal Festival yang Panjang
Berbagai ajang pacu jalur dibagi berdasarkan rayon di beberapa kecamatan. Acara diawali dengan Pacu Jalur Rayon 1 yang berlangsung pada 13–15 Juni 2025 di Tepian Nyiur Melambai, Kecamatan Cerenti.
Lalu dilanjutkan dengan Rayon 2 pada 20–22 Juni di Gudang Pulau Gobah, Hulu Kuantan. Sementara Rayon 3 diselenggarakan di Tepian Rajo, Pangean pada 4–6 Juli.
Baca Juga: ITDC Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kota Mataram
Rayon 4 akan digelar pada 18–20 Juli di Tepian Datuak Bandaro Lelo Budi, Kuantan Tengah. Disusul kemudian oleh Pacu Jalur Mini pada 25–27 Juli di Pulau Aro, dan Festival Pacu Jalur Event Kebudayaan pada 7–10 Agustus di Tepian Lubuak Sobae.
Jelang HUT RI, Pacu Jalur Mini Teluk Kuantan akan dilaksanakan pada 16–18 Agustus di Tepian Narosa.
Baca Juga: Kado Ultah Terunik: Jalan-Jalan ke 3 Candi Tanpa Bayar Tiket di Bulan Ini
Puncak Acara di Akhir Agustus
Bagian paling dinanti dari festival ini akan berlangsung pada 20–24 Agustus 2025. Acara puncak Pacu Jalur Tradisional akan diselenggarakan di Tepian Narosa, Kecamatan Kuantan Tengah.
Momentum ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan festival dan biasanya menyedot ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.
Baca Juga: KAI Services Catatkan Hasil Positif Kinerja Keuangan dan Operasional Tahun 2024
Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi
Pacu Jalur bukan sekadar olahraga dayung, tetapi merupakan warisan budaya yang mengakar kuat di tengah masyarakat Kuansing. Perahu yang digunakan memiliki panjang sekitar 25–40 meter dan didayung oleh sekitar 50 hingga 60 orang.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
5 Pantai Indah yang Menjadi Tujuan Wisata Bahari di Kepulauan Riau, Sebanyak-banyaknya Pengunjung Belum Pernah Overtourism
Pilihan Wisata Terbaik di Kepulauan Riau, dari Destinasi Alam Memukau hingga Surganya Belanja
Sisi Lain Pulau Bengkalis, Riau, yang Tidak Hanya Kaya Minyak, Juga Dianugerahi Keindahan Alam Memesona
4 Kuliner Khas Melayu Riau dengan Rasa Gurih dan Pedas yang Menggiurkan
Gerakannya Viral Jadi Tren Global, Apa Itu Pacu Jalur Riau?