Empat kasus kecelakaan pendaki asing tercatat terjadi, mulai dari insiden yang menimpa Juliana Marins asal Brasil yang jatuh ke jurang di dekat Danau Segara Anak, hingga kejadian yang menimpa Nazli bin Awang Mahat dari Malaysia yang tergelincir sejauh 200 meter di lokasi yang sama.
Baca Juga: Pantai Watu Ulo, Destinasi Unik Berhias Batu Ular di Jember
Insiden Berturut-turut dari Jalur Sembalun
Kejadian lainnya menimpa Benedikt Emmeneger asal Swiss yang terjatuh saat menuruni jalur dari Pelawangan menuju Danau Segara Anak. Ia mengalami luka serius dan segera diterbangkan ke Bali untuk mendapatkan perawatan medis.
Sehari setelahnya, pendaki asal Belanda Sarah Tamar van Hulten juga mengalami kecelakaan di jalur yang sama dan harus dievakuasi dengan helikopter.
Baca Juga: MyPertamina Hadiahkan Umrah & Haji Furoda, Mau? Simak Caranya!
Daftar Jalur Pendakian yang Ditutup
Penutupan ini mencakup seluruh jalur resmi pendakian Gunung Rinjani, yaitu:
-
Jalur Senaru dan Torean di Kabupaten Lombok Utara
-
Jalur Sembalun, Timbanuh, dan Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur
-
Jalur Aik Berik yang berada di wilayah yang sama
Baca Juga: Sekilas Informasi yang Perlu Diperhatikan untuk yang Kali Pertama akan Bepergian ke Turki
Koordinasi Nasional dalam Penanggulangan Risiko
Keputusan penutupan ini merupakan hasil rapat koordinasi antara Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI bersama pihak terkait seperti Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.
Langkah ini diambil untuk memperkuat aspek keselamatan dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi insiden darurat di masa mendatang. ***
Artikel Terkait
Mendaki Gunung Rinjani Wajib Punya Tiket Online, Simak Syarat Lengkapnya!
Gunung Rinjani Bukan untuk Pemula: Persiapkan Hal-Hal Ini agar Pendakianmu Aman
Viral Pendaki Tewas Kecelakaan di Rinjani, Ini Yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mendaki Gunung Itu
Bukan untuk Pemula, Ini 5 Jalur Pendakian Paling Sulit di Indonesia, Rinjani Termasuk Salah Satunya
Tidak Seberat Pendakian ke Gunung Rinjani, Tetapi Keindahan Savana Propok Tidak Kalah Indahnya