Penutupan Sementara Jalur Rinjani: Antisipasi Risiko dan Perbaikan Jalur Pendakian

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 24 Juli 2025 | 10:00 WIB
Jalur pendakian via Torean di Gunung Rinjani Lombok. Dikenal sebagai salah satu jalur pendakian paling sulit di Indonesia. (Instagram/@lomboktourism.id)
Jalur pendakian via Torean di Gunung Rinjani Lombok. Dikenal sebagai salah satu jalur pendakian paling sulit di Indonesia. (Instagram/@lomboktourism.id)

Empat kasus kecelakaan pendaki asing tercatat terjadi, mulai dari insiden yang menimpa Juliana Marins asal Brasil yang jatuh ke jurang di dekat Danau Segara Anak, hingga kejadian yang menimpa Nazli bin Awang Mahat dari Malaysia yang tergelincir sejauh 200 meter di lokasi yang sama.

Baca Juga: Pantai Watu Ulo, Destinasi Unik Berhias Batu Ular di Jember

Insiden Berturut-turut dari Jalur Sembalun

Kejadian lainnya menimpa Benedikt Emmeneger asal Swiss yang terjatuh saat menuruni jalur dari Pelawangan menuju Danau Segara Anak. Ia mengalami luka serius dan segera diterbangkan ke Bali untuk mendapatkan perawatan medis.

Sehari setelahnya, pendaki asal Belanda Sarah Tamar van Hulten juga mengalami kecelakaan di jalur yang sama dan harus dievakuasi dengan helikopter.

Baca Juga: MyPertamina Hadiahkan Umrah & Haji Furoda, Mau? Simak Caranya!

Daftar Jalur Pendakian yang Ditutup

Penutupan ini mencakup seluruh jalur resmi pendakian Gunung Rinjani, yaitu:

  • Jalur Senaru dan Torean di Kabupaten Lombok Utara

  • Jalur Sembalun, Timbanuh, dan Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur

  • Jalur Aik Berik yang berada di wilayah yang sama

Baca Juga: Sekilas Informasi yang Perlu Diperhatikan untuk yang Kali Pertama akan Bepergian ke Turki

Koordinasi Nasional dalam Penanggulangan Risiko

Keputusan penutupan ini merupakan hasil rapat koordinasi antara Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI bersama pihak terkait seperti Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Langkah ini diambil untuk memperkuat aspek keselamatan dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi insiden darurat di masa mendatang. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini