2. Kawah Ijen
Kawah Ijen merupakan bagian dari Gunung Ijen. Lokasinya di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso.
Kawah Ijen mengeluarkan semburan api biru atau blue fire antara jam 02.00 - 03.00 dini hari.
Untuk melihatnya harus pagi hari, karena selewat itu api sudah mati dan gas belerangnya berbahaya.
Baca Juga: Bangkit Usai PHK: 7 Tips Jitu Meniti Kembali Karier dengan Percaya Diri
Untuk mencapai puncak dan berada di kawasan Kawah Ijen harus trekking 1,5- 2 jam perjalanan.
Fenomena api biru hanya dua di dunia, yaitu di Indonesia dan Islandia.
Kawah Ijen mendapat status sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO, sehingga semakin terkenal di dunia.
Baca Juga: Liburan ke Anseong-si, Korea Selatan, Kota Kecil yang Kaya dengan Sejarah dan Pemandangan Indah
3. Kawah Bromo
Kawah Bromo berada pada ketinggian 2.392 mdpl dilengkapi lautan pasir cantik seluas 53.000 hektar.
Begitu luas, lokasinya mencakup 4 kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.
Di antara kawah yang lain, Kawah Bromo yang paling mudah dicapai.
Untuk mencapainya bisa menaiki mobil jip, kuda, atau pun jalan kaki.
Artikel Terkait
Menaklukkan Gunung Merbabu, Kenali 5 Jalur Pendakian Terpopuler Beserta Tantangannya
Keindahan Tak Terbantahkan Ranu Darungan, Surga Kecil di Kaki Gunung Semeru
Tempat Wisata di Sekitar Gunung Kelud, Optimalkan Kekayaan Alam yang Lengkap
Gunung Rinjani Ditutup Mulai 1 Agustus , Ini Alternatif Gunung di Nusa Tenggara Barat yang Bisa Didaki
Gunung Api Banda, Destinasi yang Wajib Masuk List Itinerary Saat Liburan ke Banda Neira