Dulunya masih model gerobakan kemudian berpindah ke ruko sampai sekarang.
Menu andalannya mie bakso spesial. Mie kuningnya hasil produksi sendiri.
Saat meracik, mienya dilempar berkali-kali ke udara, katanya agar mie tidak lengket dan rasanya lebih enak.
Baca Juga: Liburan Seru di Dalam Kota: Trans Studio Bali Kasih Promo Spesial buat Pemilik KTP Bali!
Selain mie yang lezat, kuah kaldunya juga gurih, terbuat dari kaldu sapi.
Satu porsi mie berisi sawi, toge, telur goreng, daging dan jeroan.
Bakmi 68 beralamat di jalan Pangeran Diponegoro no 68, Singkawang Barat, Singkawang.
Baca Juga: Ragam Minuman Korea Selatan yang Bisa Dicoba Karena Tanpa Alkohol
3. Choipan Keluarga Tjhia
Mudah menemukan choipan di Singkawang tapi yang paling terkenal dan legendaris, Choipan Keluarga Tjhia.
Mereka sudah berjualan sejak tahun 1979.
Awalnya berjualan keliling kemudian menggunakan rumahnya untuk tempat jualannya.
Baca Juga: Diskon 80 Persen, Lomba 17-an, dan Serunya Agustusan di Candi!
Rumah keluarga Tjhia termasuk salah satu objek wisata di Singkawang juga.
Didirikan tahun 1902, rumah ini masuk sebagai cagar budaya di Singkawang.
Artikel Terkait
Telusur Singkawang, Kota di Indonesia dengan Sejarah Tionghoa yang Kental
Kuliner Halal dan Lezat di Singkawang, Kota dengan Seribu Kelenteng di Indonesia
Kesakralan Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Alkuturasi Budaya Tionghoa, Melayu, dan Dayak
Ragam Olahan Mie dari Kalimantan, Paling Terkenal Bakmi Singkawang, Paling Unik Bakmi Bancir
Pesona Keramik dari Desa Sakok, Singkawang, Motif dan Desainnya Warisan Dinasti Ming
Satu Tujuan, Dua Lokasi, dan Banyak Kegiatan Wisata Bisa Dituntaskan di Pantai Batu Burung, Singkawang