Mereka membangun usahanya di Bogor sebagai produk rumahan.
Awalnya hanya menjual roti gambang kemudian berkembang ke produk lainnya.
Baca Juga: Ragam Jenis Tsukemono, Acar yang Menjadi Pelengkap dan Pelezat Kuliner Jepang
Seperti roti buaya cokelat, roti bimbam, dan aneka roti lainnya.
Tahun 1950-an, toko roti ini juga membuka cabang di Cikini. Sayangnya tutup tahun 2015 dan pindah ke Ciputat.
Tetapi penjual gerobakan produk roti ini masih bisa ditemui di sekitaran daerah Cikini.
Selain roti tawarnya, roti andalaannya roti gambang, roti moka, dan roti blueberry cheese.
Baca Juga: Wayang Windu Panenjoan, Kebun Teh di Pangalengan yang Tawarkan Sejuta Pesona
Maison Weiner
Toko yang berada di daerah Kwitang ini sudah buka sejak tahun 1936.
Pendirinya Lee Liang Mey mendapat ilmunya setelah membantu seorang Belanda membuat kue dan roti.
Awalnya Maison Weiner hanya menjual kue kering saja.
Baru tahun 1970-an mulai menjual roti dan kue basah.
Baca Juga: Selalu Dilombakan di Perayaan 17 Agustus, Ini Fakta Menarik Balap Karung
Roti khas di Maison Weiner antara lain ontbijtkoek, roemhoren, saucijsbrood, dan long chocolate.
Artikel Terkait
Restoran Milik Selebriti Indonesia yang Berlokasi di Jakarta
6 Taman Hijau di Pusat Jakarta, Cocok untuk Refreshing dari Hiruk Pikuk Kota
4 Tempat Makan Bakmi Tertua di Jakarta, Hadirkan Cita Rasa Mie yang Autentik dan Klasik
Jelajah Kuliner di Pasar Santa, Jakarta, Pilihannya Beragam Tidak Membosankan
3 Tempat Makan Papua di Jakarta, Memuaskan Kerinduan Pada Papeda
3 Lapangan Padel di Jakarta, Sekalipun Harus Antre Tidak Rugi Main di Sini