Baca Juga: Tidak Semua Orang Boleh Mendaki Rinjani, Ini Dia Aturan Baru Pendakian Gunung Rinjani 2025!
Nasi Nuk Santri
Menu ini sering hadir pada masa perjuangan Perang Jawa yang dipimpin Pangeran Dipenogoro.
Nasi nuk santri berasal dari Kulon Progo, Yogyakarta.
Dinamakan nasi nuk santri karena nasi ini dikonsumsi santri yang ikut berperang.
Nasi Nuk santri terbuat dari nasi dengan lauk sederhana, seperti ikan asin atau sayuran.
Baca Juga: Turun Naik Jalan, Sampai di Situ Wulukut Rasa Lelah Terbayar Lunas
Biasanya sayurnya pepaya muda karena mudah ditemukan di Kulon Progo.
Semua lauk dimasak dengan direbus dan bacem sehingga tahan lama.
Nasi kemudian dibungkus dengan daun pisang sehingga mudah dibawa dan dinikmati di mana saja.
Sekarang nasi nuk santri masih bisa ditemukan di sejumlah rumah makan di Kulon Progo.***
Artikel Terkait
4 Tempat Pengasingan Tokoh Nasional di Masa Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Jalan-Jalan ke Rumah Pengasingan Tokoh Perjuangan Kemerdekaan di Banda Neira
Museum Gedung Perundingan Linggarjati, Kuningan, Saksi Sejarah Perjuangan Diplomatik Pertama Indonesia Setelah Memproklamirkan Kemerdekaannya
Wisata ke Museum Satriamandala, Jakarta, Belajar Sejarah Perjuangan Tentara Indonesia
Suka Wisata Sejarah? Ini 6 Destinasi Penuh Jejak Perjuangan Bangsa yang Bisa Kamu Kunjungi di Jakarta
Napak Tilas Kehidupan dan Perjuangan Bung Hatta di Rumah Kelahirannya di Bukittinggi