Penjara bawah tanah Batavia merupakan bagian dari gedung balai kota.
Tidak ada catatan khusus kapan penjara dibangun.
Baca Juga: Curug Madi, Air Terjun Alami di Perbatasan Bandung–Garut, Tiket Masuknya Cuma Rp8 Ribu
Tetapi pembangunannya dilakukan setelah berdiri balai kota yang dibangun pada tahun 1710.
Penjara ini ukurannya kecil, gelap dan pengap. Sementara tahanannya jumlahnya ratusan.
Banyak di antara mereka yang meninggal di tempat.
Cuk Nyak Dhien, Untung Surapati dan Pangeran Dipenogoro pun pernah dipenjara di tempat ini.
Baca Juga: Makanan Kesukaan Pahlawan Nasional Indonesia, Kuliner Tradisional yang Masih Bisa Ditemukan Sekarang
3. Penjara Kalisosok
Penjara yang berada di Surabaya ini merupakan penjara besar yang didirikan tahun 1850.
Awalnya Penjara Kalisosok digunakan untuk menawan anggota militer Belada yang bersalah.
Juga sejumlah pribumi yang dianggap sebagai musuh Belanda.
Baca Juga: Santapan Hari Kemerdekaan di Andrawina Resto Ratu Boko, Berlatar Candi Megah dan Gunung Merapi
Sejumlah tokoh perjuangan nasional pernah dipenjara di Penjara Kalisosok.
Seperti HOS Tjoroaminoto, Soekarno, WR Soepratman, KH Mas Mansyur dan Cak Durasim.
Artikel Terkait
Fakta Unik Seputar Hotel Majapahit Surabaya, Saksi Bisu Perjuangan Pemuda Pahlawan di 10 November 1945
4 Monumen Ikonik yang Didirikan untuk Mengenang Jasa Pejuang Meraih Kemerdekaan Indonesia
Napak Tilas ke Kota Pahlawan, Berikut Rekomendasi Destinasi Wisata Bersejarah di Surabaya
Museum yang Dibangun untuk Mengenang Perjuangan Pahlawan Nasional
Makanan Kesukaan Pahlawan Nasional Indonesia, Kuliner Tradisional yang Masih Bisa Ditemukan Sekarang