4 Olahraga Tradisional Asia Tenggara yang Masih Dipertandingkan Sampai Sekarang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 21:00 WIB
Boak cham bab dari Kamboja mengombinasikan gulat dan menari, sehingga pemainnya tidak hanya bisa bergulat tapi juga menari.   (gocambodia.tours)
Boak cham bab dari Kamboja mengombinasikan gulat dan menari, sehingga pemainnya tidak hanya bisa bergulat tapi juga menari. (gocambodia.tours)

Kabar BUMN - Tidak hanya Indonesia, sejumlah negara di Asia Tenggara juga punya koleksi olahraga tradisional.

Olahraga tradisional Asia Tenggara ini sebagian masih tetap dimainkan masyarakat setempat.

Dan saat ditandingkan olahraga tradisional ini menjadi satu tontonan budaya yang menarik.

Beberapa bahkan menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games.

Baca Juga: Kobe, Kota Kecil Jepang yang Lebih Terkenal Karena Daging Wagyu Terbaik di Dunia

1. Sepak takraw
Asalnya dari Thailand lalu berkembang sampai ke Indonesia dan Malaysia.

Sepak takraw konsepnya gabungan antara permainan voli dan sepak bola.

Alih-alih dari karet, bolanya terbuat dari rotan yang dibentuk bulat, dinamakan takraw.

Agar bola melintasi net, pemain boleh menggunakan kaki, kepala, dada, dan bagian tubuh lain kecuali tangan.

Baca Juga: Menyingkap Pantai Rindu Samudra, Negeri Dongeng di Sambas yang Tawarkan Nuansa Ala Korea di Tepi Pantai

2. Ruea hang yao
Thailand juga punya olahraga menggunakan perahu panjang dengan nama ruea hang yao.

Tradisi ini sudah ada sejak era Ayutthaya sekitar 600 tahun lalu.

Perahunya berukuran antara 9 meter sampai 12 meter. Tergantung dari kategori pertandingan.

Baca Juga: Waspadai Hewan Beracun yang Sering Ditemukan Ketika Snorkeling dan Menyelam

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: explore.airasia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini