Kabar BUMN - Batu Sindu di Ranai, ibukota Kabupaten Natuna, tak hanya menawarkan pesona alam yang memikat, namun juga menyimpan cerita rakyat yang membuatnya semakin istimewa.
Deretan batu granit berukuran raksasa ini membentang di pesisir timur Ranai, menciptakan panorama unik yang berpadu indah dengan laut biru dan langit terbuka.
Dari menara suar, pemandangan gugusan batu tampak seperti susunan alami yang harmonis, membuat siapa saja terkesima.
Namun, di balik keelokannya, Batu Sindu menyimpan legenda yang dipercaya turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Konon, saat berada di kawasan ini, pengunjung pantang menyebut nama Tanjung Datuk.
Mitosnya, terutama bagi mereka yang masih berpacaran, melanggar pantangan tersebut bisa membawa masalah dalam hubungan, bahkan hingga putus.
Baca Juga: Kuliner yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung ke Jeonju
Meski sulit dibuktikan kebenarannya, kisah ini menjadi bagian tak terpisahkan dari daya tarik Batu Sindu.
Selain kisah mistisnya, Batu Sindu menawarkan beragam aktivitas wisata.
Dari trekking ringan menyusuri bebatuan dan perbukitan, menjelajahi goa kecil di antara celah batu, hingga menikmati sunrise dari ketinggian dengan latar lautan Natuna yang luas.
Baca Juga: Jelajah Kota Tua Jeonju, Sepotong Gambar Korea Selatan di Masa Lalu
Tak sedikit pula yang menjadikan kawasan ini sebagai lokasi pemotretan, mulai dari foto pemandangan hingga prewedding.
Jika ingin suasana lebih santai, pengunjung bisa duduk di bebatuan besar sambil menikmati hembusan angin laut, atau turun ke pantai untuk berenang di air jernih yang berpadu dengan pasir putih.
Artikel Terkait
Uniknya Batu Layar di Teluk Ambon, Maluku, Kembangan Terakhir Sebelum Terdampar Karena Dikutuk
Tambang Batu Randubang, Bekas Tambang di Wonogiri yang Kini Menjelma Jadi Tempat Wisata Bak Negeri Dongeng
Perpaduan Hijau, Hutan, dan Air Sungai yang Jernih di Batu Badinding, Kalimantan Selatan
Mendaki Batu Balocci yang Menjulang, Alam Pangkep Jadi Layar Fotografi Alam
Goa Pinus, Jejak Jepang yang Bertransformasi Jadi Destinasi Favorit di Kota Batu