Kuliner Khas Lasem, Jawa Tengah, Kombinasi Unik Kuliner Rembang dan Tiongkok

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 1 September 2025 | 08:30 WIB
Urap latoh, sebutan warga Lasem untuk rumput laut jenis anggur laut. (Instagram/@Bekhi Art via Kompasiana.com)
Urap latoh, sebutan warga Lasem untuk rumput laut jenis anggur laut. (Instagram/@Bekhi Art via Kompasiana.com)

Sampai sekarang resepnya masih sama, hanya proses pemanggangannya saja yang sudah modern.

Baca Juga: Hotel Paling Futuristik di Dunia, Hati-hati Gagap Teknologi

Alih-alih ikan, nasi pindang berbahan utama daging kerbau yang direbus berjam-jam hingga lembut dan empuk. (cookpad.com)

3. Nasi pindang
Alih-alih ikan, nasi pindang berbahan utama daging kerbau yang direbus berjam-jam hingga lembut dan empuk.

Sementara kuahnya dari bawang merah, bawang putih, daun salam, daun jeruk, sereh, lengkuas dan kluwek.

Kluwek juga memberikan rasa unik dan berwarna cokelat.

Nasi pindang dilengkapi dengan telur pindang, daun melinjo, dan kerupuk.

Baca Juga: Ragam Kuliner Asia yang Dimasak di Claypot, Keragaman Rasa dalam Gerabah Tradisional

Dumbeg, camilan khas Rembang yang mudah ditemukan di Lasem ini di daerah lain disebut clorot. (Maxfood via jurnalflores.co.id)

4. Dumbeg
Camilan khas Rembang yang mudah ditemukan di Lasem ini di daerah lain disebut clorot.

Terbuat dari campuran tepung beras, gula merah, dan santan.

Adonan dibungkus janur yang dibentuk seperti terompet.

Dumbeg sering dihidangkan pada sejumlah upacara tradisional, seperti sedekah bumi dan perayaan keagamaan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini