Kabar BUMN - Selain bakpia, di Pulau Jawa saja masih banyak ragam kue pia lainnya.
Kue pia ini dipengaruhi kuliner Tiongkok, yang sejatinya memang banyak memengaruhi kuliner Indonesia.
Kue pia dibawa imigran Tiongkok sekitar abad 17-18.
Baca Juga: Rekomendasi Kafe Keluarga di Surabaya dengan Playground dan Menu Sehat
Bentuknya mirip mooncake Tiongkok yang aslinya berisi daging babi.
Dalam dialek Teochew, pia artinya pastry.
Disesuaikan selera dan tradisi masyarakat Jawa, kue pia ini dikembangkan masing-masing.
Baca Juga: 6 Poin yang Diperhatikan Saat Traveling Saat Udara Panas dan Luar Ruang
1. Bakpia
Kue pia paling terkenal ini pertama kali muncul di daerah pecinan di Pathok.
Karena itu dinamakan bakpia pathok. Bakpia sendiri artinya kue daging.
Bakpia pertama dibuat pedagang bernama Kwik Sun Kwon dengan isian daging babi.
Karena tidak lakum ia melakukan penyesuaian. Isinya diganti kacang tanah.
Baca Juga: 7 Tips Penting Saat Menyusun Itinerary Agar Agenda Liburan Selama Long Weekend Lebih Maksimal
Kesuksesan Kwik Sun Kwon mendorong tetangga di daerah Pathok mengikuti jejaknya.
Artikel Terkait
Mie Tradisional di Pulau Jawa, Mampu Bersaing dengan Mie Baru dan Modern
Wisata ke Desa Tertinggi di Pulau Jawa yang Berada d Dataran Tinggi Dieng, Desa Sembungan
7 Jalur Pendakian Ramah Pemula di Pulau Jawa, Minim Tantangan dan Waktunya Relatif Singkat
Anugerah yang Muncul Selepas Musibah, Ini Kawah Hasil Letusan Gunung Berapi yang Lokasinya di Pulau Jawa
4 Kota di Jawa Tengah dengan Udara Dingin Menyegarkan, Bisa Jadi Pilihan Kalau Dieng Sudah Penuh Pelancong
4 Pantai Pasir Hitam di Pulau Jawa, Tampilkan Pesona Tersendiri yang Menggoda Mata