4 Desa Adat di Bali dengan Cerita dan Keunikannya Masing-masing

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 10 September 2025 | 13:00 WIB
Aktivitas warga di Desa Penglipuran, Bali (Jennaira)
Aktivitas warga di Desa Penglipuran, Bali (Jennaira)

Baca Juga: Yuk, Mampir ke Pasar Malam Pertamina Pondok Ranji, Wisata Kuliner Malam yang Populer!

Penduduk Desa Tigawasa dari kalangan Bali Aga, penduduk asli Pulau Bali. (Unsplash/Satria Setiawan via Kumparan/Seputar Bali)

2. Desa Tigawasa
Desa ini berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Daerahnya dingin dan sejuk karena berada pada ketinggian 500-700 mdpl.

Penduduknya dari kalangan Bali Aga, penduduk asli Pulau Bali.

Salah satu tradisi tua yang masih dipertahankan adalah tradisi penguburan.

Baca Juga: Sehari Tanpa Bayar, Museum Kereta Api Ambarawa Gratiskan Tiket untuk Warga Lokal

Berbeda dengan masyarakat Bali yang ngaben, orang meninggal di Desa Tigawasa dikuburkan.

Alih-alih di dalam peti, jenazah hanya dibungkus dengan kain batik. Lalu dikubur begitu saja.

Tradisi lain Desa Tigawasa adalah tradisi meboros kidang atau berburu rusa.

Tradisi ini dilakukan untuk menyambut hari raya sipeng adat (hari nyepi adat).

Baca Juga: Makanan Tertua di Indonesia, Beberapa Tertulis pada Prasasti Abad ke 9

Desa Sidetapa merupakan salah satu desa tua di Kecamatan Banjar, Buleleng. (Youtube/Camat Banjar via idntimes.com)

3. Desa Sidetapa
Desa Sidetapa merupakan salah satu desa tua di Kecamatan Banjar, Buleleng.

Daerahnya sejuk karena berada pada ketinggian 450 mdpl.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: sensusadat.baliprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini