Kabar BUMN - Di balik reruntuhan Keraton Ratu Boko yang berdiri di atas bukit, ada dua gua mungil yang sering terlewatkan oleh mata para pengunjung.
Namanya Gua Lanang dan Gua Wadon, dua ruang sunyi yang menyimpan kisah masa lampau dari masa kejayaan kerajaan purba.
Gua Lanang berada di timur laut area Paseban.
Baca Juga: DAMRI Hadir di Kalimantan Selatan, Permudah Perjalanan dari dan ke Bandara Syamsudin Noor
Bentuknya lorong persegi dengan relung di sisi kiri, kanan, dan belakang, lengkap dengan pahatan menyerupai bingkai pada dinding batu.
Sementara itu, Gua Wadon terletak sekitar 20 meter ke arah tenggara dari Paseban.
Ukurannya lebih kecil, namun memiliki relung serupa di bagian belakang.
Baca Juga: Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh, 7 Bahan Alami yang Jadi Solusi Saat Cuaca Tidak Bersahabat
Konon, keberadaan dua gua ini melambangkan harapan akan kesuburan dan kemakmuran bagi wilayah sekitarnya.
Lokasinya yang menghadap ke arah selatan dan timur membuat tempat ini terasa begitu hening, seolah waktu melambat, membawa kita ke masa lalu.
Baca Juga: Semakin Diandalkan untuk Mobilitas Masyarakat, Penumpang KA Lokal Area II Bandung Naik 18% di 2025
Kalau ingin merasakan langsung ketenangan yang menyelimuti dua gua ini, datanglah ke kompleks Keraton Ratu Boko di Dusun Dawung, Desa Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Situs bersejarah ini buka setiap hari, dan dari puncak bukitnya kamu juga bisa menikmati panorama senja yang memesona.
Artikel Terkait
5 Gua Es Paling terkenal di Seluruh Dunia, Tatkala Perut Bumi Dipenuhi Es dengan Suhu Membekukan Tubuh
Misteri Gua Safarwadi: Jejak Sejarah yang Dikaitkan dengan Mekkah
Wisata Susur Gua Ngingrong, Gua Unik dan Menantang di Gunungkidul Karena Berbentuk Horisontal
Menelusuri Gua Belanda, Saksi Bisu Masa Kolonial di Bandung yang Penuh Misteri
Leang Lonrong, Permandian Alami dengan Gua Eksotis di Pangkep, Ramai Setiap Akhir Pekan