Kembang waru terbuat dari terigu, telur, gula, susu, dan mentega. Semua dibahan dicampur jadi satu.
Adonan dibentuk dengan cetakan bunga waru dan dipanggang di oven tradisional yang menggunakan arang.
Dulu kembang waru dihidangkan pada acara hajatan dan istimewa di kalangan bangsawan saja.
Baca Juga: Rileks dan Fokus Kembali, Sound Healing Borobudur Bareng Singing Bowl Indonesia Hadir 4 Oktober 2025
4. Yangko
Populer dibawa jadi buah tangan dari Yogyakarta, aslinya yangko berasal dari Kotagede.
Pada zaman dulu yangko merupakan hidangan istimewa.
Kudapan ini hanya bisa dinikmati keluarga kerajaan Mataram Islam dan bangsawan karena bahan bakunya mahal.
Baca Juga: Mood Lagi Jelek? Coba Atasi dengan Semangkuk Es Krim
Konon, yangko juga menjadi bekal perang Pangeran Dipenogoro saat berlangsungnya Perang Jawa.
Yangko terbuat dari tepung ketan yang diberi pewarna dan dikukus. Setelah matang dipotong ukuran kecil.
Variannya ada yang berisi kacang hijau, stroberi,dan durian, juga yang tanpa isi sama sekali.***
Artikel Terkait
4 Candi Berukuran Kecil di Sleman, Yogyakarta, Sebagian Dibangun di Masa Kerajaan Mataram Kuno
Menyusuri Sejarah Medis di Museum RS Mata Dr Yap Yogyakarta
5 Rute untuk Touring Sepeda yang Direkomendasikan di Yogyakarta
5 Air Terjun Ikonik di Yogyakarta yang Bikin Liburan Makin Seru
Makanan Tertua di Indonesia, Beberapa Tertulis pada Prasasti Abad ke 9
4 Tempat Kuliner yang Direkomendasikan di Imogiri, Yogyakarta